Harga Cabai Rawit Merah Melonjak Tajam di Jakarta Utara: Tembus Rp70 Ribu per Kilogram, Pedagang dan Konsumen Sama-Sama Tertekan

🖊️ Laporan Jurnalis: Agus S. Hariyanto,| Kontributor: Pasar Warakas, Tanjung Priok


📍 Editor: Kenzo
📰 ASWINNEWS.COM – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya dan Ter-Update
📅 17 Juni 2025


Jakarta Utara – Kenaikan harga bahan pangan kembali menghantui masyarakat. Kali ini, lonjakan terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang harganya meroket tajam hingga mencapai Rp70 ribu per kilogram. Fenomena ini terpantau di Pasar Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sejak tiga hari terakhir. Kenaikan tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu daya beli masyarakat, terutama rumah tangga berpenghasilan menengah ke bawah.

“Naiknya tidak bertahap, langsung melonjak drastis. Tiga hari lalu masih Rp40 ribu per kilo, sekarang sudah Rp70 ribu. Pembeli banyak yang komplain,” ungkap Abdul (58), salah satu pedagang sayuran di Pasar Warakas, saat ditemui Senin (16/6/2025).

Bukan Hanya Cabai, Harga Bawang Merah dan Tomat Ikut Naik

Tidak hanya cabai rawit merah, komoditas lain seperti bawang merah dan tomat juga mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Bawang merah kini dijual seharga Rp60 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya Rp45-50 ribu. Sementara harga tomat kini mencapai Rp25 ribu, dari sebelumnya hanya Rp15 ribu per kilogram.

“Kalau tomat sudah naik dari dua minggu lalu. Tapi bawang merah baru-baru ini ikut naik,” tambah Abdul. Ia mengaku penjualan menjadi lesu karena pelanggan memilih mengurangi jumlah belanjaan atau bahkan menunda membeli.

Komoditas Lain Masih Stabil, Tapi Waspada Kenaikan Bertahap

Kenaikan harga belum merata. Beberapa jenis cabai seperti cabai merah keriting dan cabai merah besar masih bertahan di angka Rp60 ribu per kilogram. Sementara cabai rawit hijau dijual Rp50 ribu, dan cabai hijau besar di kisaran Rp40 ribu per kilogram. Untuk bawang putih, jenis kating dibanderol Rp60 ribu per kilogram dan jenis banci masih stabil di angka Rp40 ribu.

Meski begitu, Abdul menyebutkan bahwa harga komoditas bisa berubah setiap hari, tergantung pasokan dan cuaca. “Sekarang ini kami was-was. Besok bisa saja naik lagi. Kalau hujan di sentra produksi atau distribusinya terganggu, pasti berpengaruh,” jelasnya.

Kenaikan Harga Didorong oleh Cuaca dan Pasokan yang Terganggu

Lonjakan harga ini diduga kuat dipengaruhi oleh gangguan distribusi dan penurunan hasil panen di beberapa sentra produksi akibat peralihan musim. Menjelang musim kemarau, banyak petani mengurangi aktivitas tanam karena keterbatasan air. Hal ini berdampak langsung pada pasokan cabai dan sayuran ke pasar-pasar di Jabodetabek.

Sejumlah analis pangan memperkirakan tren kenaikan harga masih akan berlanjut hingga pasokan kembali stabil atau pemerintah melakukan intervensi pasar.

“Musim kemarau biasanya memicu fluktuasi harga, terutama untuk komoditas hortikultura seperti cabai, tomat, dan bawang. Jika pemerintah tidak cepat merespons, konsumen akan menanggung beban lebih berat,” kata Irwan Sutrisno, pengamat ekonomi pangan dari Institut Pertanian Bogor.

Dampak ke Konsumen: Masakan Pedas Jadi Lebih Mahal

Kenaikan harga cabai rawit merah ini turut memengaruhi konsumsi harian masyarakat, terutama bagi para pelaku usaha makanan rumahan. Lilis (43), seorang penjual nasi uduk di kawasan Tanjung Priok, mengeluhkan mahalnya bahan baku yang memaksa dirinya mengurangi jumlah sambal pada setiap porsi makanan.

“Sambal itu nyawa nasi uduk. Tapi karena cabai mahal banget, saya terpaksa kurangi porsinya. Kalau ikut naikin harga jual, nanti pelanggan kabur,” ujarnya.

Harapan Intervensi Pemerintah

Kondisi ini mendorong harapan agar pemerintah daerah maupun pusat segera turun tangan. Intervensi bisa berupa operasi pasar, subsidi ongkos distribusi, atau koordinasi dengan sentra produksi untuk mempercepat pasokan.

“Kalau bisa pemerintah segera masuk, bantu stabilkan harga. Ini bukan cuma masalah pedagang, tapi juga urusan dapur rumah tangga,” harap Abdul.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Ketahanan Pangan DKI Jakarta terkait lonjakan harga tersebut.


🔎 Rangkuman Harga Komoditas di Pasar Warakas (per 16 Juni 2025):

KomoditasHarga LamaHarga Saat Ini
Cabai Rawit MerahRp40.000Rp70.000
Bawang MerahRp45.000Rp60.000
TomatRp15.000Rp25.000
Cabai Merah KeritingTetapRp60.000
Cabai Rawit HijauTetapRp50.000
Cabai Hijau BesarTetapRp40.000
Bawang Putih KatingTetapRp60.000
Bawang Putih BanciTetapRp40.000

📌 ASWINNEWS akan terus memantau perkembangan harga pangan di lapangan dan menyajikan informasi terbaru untuk masyarakat.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *