Metro, Lampung – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Internasional (DPD ASWIN) Provinsi Lampung melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Wali Kota Metro. Menurut mereka, sejumlah janji kampanye belum direalisasikan, arah pembangunan terkesan elitis, dan kebebasan pers di Kota Metro mulai tercederai.
Ketua DPD ASWIN Provinsi Lampung, Yudha Saputra, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan dan laporan jaringan jurnalis di lapangan, banyak program prioritas yang dijanjikan Wali Kota saat kampanye belum menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
“Wali Kota menjanjikan perubahan signifikan di sektor pendidikan, kesehatan, dan UMKM. Namun faktanya, masyarakat masih mengeluhkan pelayanan publik yang stagnan, lambannya penanganan isu kesehatan, serta minimnya dukungan konkret terhadap pelaku UMKM, seperti ancaman penggusuran terhadap pedagang tradisional di pusat kota,” ujar Yudha dalam keterangan resminya, Sabtu (1/6).
ASWIN juga menyoroti arah pembangunan Kota Metro yang dinilai tidak berlandaskan pada kebutuhan prioritas warga.
“Pembangunan lebih terfokus pada estetika dan pencitraan, bukan pada kajian komprehensif terkait skala kebutuhan. Ini bertolak belakang dengan semangat efisiensi anggaran yang sedang digaungkan secara nasional,” tegasnya.
Tak hanya itu, Yudha mengungkapkan keprihatinan atas dugaan ketidaknetralan Pemerintah Kota Metro dalam memperlakukan media massa.
“Indikasi adanya diskriminasi terhadap media yang kritis merupakan pelanggaran terhadap prinsip keterbukaan informasi publik. Pemerintah tidak berwenang memilih media hanya berdasarkan kedekatan atau kepentingan politik. Hal ini mencederai netralitas birokrasi dan merendahkan peran strategis pers dalam sistem demokrasi,” lanjutnya.
DPD ASWIN menegaskan bahwa insan pers di Kota Metro harus diperlakukan secara adil, bebas dari tekanan, dan diberi ruang untuk menjalankan fungsi kontrol sosial tanpa intimidasi.
“Pemimpin sejati bukan yang haus pujian, tapi yang mampu mendengar kritik. Media yang sehat bukan yang tunduk, tapi yang berani menyuarakan kebenaran,” tutup Yudha.
DPD ASWIN Lampung juga mengajak seluruh jurnalis di Kota Metro untuk tetap menjaga independensi, menjunjung tinggi etika profesi, dan melindungi kebebasan pers sebagai pilar demokrasi.
Editor,abahroy
Penulis,Yudha Saputra
![]()
