Cegah Stunting dari Hulu, KUA Salapian Tekankan Pentingnya Pernikahan Berkualitas

SALAPIAN -Aswinnews.com – Dalam upaya menekan angka stunting secara preventif, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salapian terus menggalakkan edukasi mengenai pentingnya kesiapan matang sebelum membangun rumah tangga. Hal ini disampaikan oleh Kepala KUA Kecamatan Salapian, H. Muhammad Kurnia Amir, S.Sos.I., S.Pd.I., MM., saat menjadi narasumber dalam kegiatan Semi Lokakarya Lintas Sektoral yang diselenggarakan oleh PLKB Kecamatan Salapian di Aula Kantor Camat Salapian, Rabu (15/07/2026).

​Kegiatan yang mengangkat tema “Pernikahan Berkualitas: Langkah Awal Cegah Stunting” ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari kader Posyandu, tim penggerak PKK, hingga perwakilan pemerintah desa dan kelurahan se-Kecamatan Salapian.

​Fondasi Keluarga untuk Generasi Berkualitas

​Dalam paparannya, H. Muhammad Kurnia Amir, yang juga merupakan Fasilitator Nasional Bimbingan Perkawinan (Binwin), menegaskan bahwa pernikahan ideal bukan sekadar legalitas formal secara agama dan negara.
​”Pernikahan berkualitas adalah cerminan dari kesiapan menyeluruh kedua calon pengantin dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Ini adalah pondasi utama dalam mencetak generasi penerus yang sehat dan terhindar dari stunting,” ujar Kurnia.

​Ia merinci beberapa poin krusial yang harus dipersiapkan sebelum melangsungkan pernikahan, di antaranya:
​Kematangan Usia: Memenuhi syarat usia minimal sesuai dengan peraturan dan regulasi yang berlaku.
​Kesiapan Fisik dan Kesehatan: Memastikan kondisi kesehatan prima untuk bereproduksi.

​Kesiapan Mental dan Spiritual: Kesiapan psikologis dalam menghadapi dinamika rumah tangga.
​Kesiapan Ekonomi: Kemampuan dasar dalam mengelola finansial keluarga.
​Komitmen Orang Tua: Pentingnya restu dan dukungan moral dari keluarga kedua belah pihak.
​Sebagai tindak lanjut dari upaya tersebut, KUA Kecamatan Salapian mewajibkan setiap pasangan calon pengantin untuk mengikuti Bimbingan Perkawinan (Binwin).

Program ini dirancang untuk membekali calon pasangan dengan pengetahuan mendalam mengenai manajemen rumah tangga dan pola pengasuhan anak.
​Sinergi Lintas Sektoral
​Kegiatan semi lokakarya ini juga menghadirkan narasumber dari Puskesmas Tanjung Langkat yang memaparkan aspek kesehatan reproduksi serta penerapan pola hidup sehat sebagai kunci utama pencegahan stunting di tingkat keluarga.

​Acara berlangsung interaktif dengan sesi dialog dan tanya jawab yang diikuti antusias oleh para peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader dan perangkat desa yang hadir dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk menyosialisasikan pentingnya persiapan pernikahan kepada masyarakat luas di tingkat akar rumput.

​Sinergi lintas sektoral antara KUA, Puskesmas, dan unsur pemerintah desa ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif bahwa pencegahan stunting dimulai sejak dini, yakni melalui persiapan pernikahan yang matang dan terencana.

​Penulis: [Ali Asan]
Editor: Humas KUA Kecamatan Salapian

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *