Jakarta -aswinnews.com- Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DKI Jakarta targetkan menuju Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) 2027 di Palu, disampaian Diana Dewi pada Rapat Kerja (Raker) KORMI DKI Jakarta Tahun 2026, di Hotel EL Kelapa Gading – Jakarta Utara, Jumat (19/6/2026).

Rapat Kerja KORMI DKI Jakarta mengusung tema “KORMI Maju, Masyarakat Sehat, Indonesia Hebat” hal ini menjadi titik awal konsolidasi besar seluruh unsur KORMI menjelang FORNAS 2027. “Persiapan tidak bisa dilakukan secara instan, dibutuhkan perencanaan yang matang, pembinaan yang berkelanjutan, serta koordinasi yang kuat antar INORGA agar Jakarta mampu tampil maksimal di ajang FORNAS tersebut.
Rapat Kerja KORMI DKI Jakarta dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah dan dihadiri oleh seluruh jajaran Pengurus KORMI DKI Jakarta, KORMI Kota Administrasi se-DKI Jakarta, serta para pimpinan Induk Organisasi Olahraga (INORGA) yang menjadi tulang punggung pengembangan olahraga masyarakat di Jakarta. Juga dihadirkan narasumber dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mensosialisasikan program Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Diana Dewi Ketua KORMI DKI Jakarta menyampaikan bahwa rapat kerja sebagai momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah strategis menuju FORNAS 2027 di Palu, Sulawesi Tengah karena targetkan Jakarta Juara Umum di FORNAS 2027.
KORMI DKI Jakarta mendapat amanah besar dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta berpesan agar KORMI mampu menjadi motor penggerak olahraga masyarakat yang masif, terstruktur, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi seluruh warga Jakarta.
Lain dari pada itu olahraga masyarakat saat ini tidak lagi sekadar aktivitas masyarakat, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang mampu meningkatkan kualitas hidup, produktivitas, serta kebahagiaan masyarakat perkotaan.
Oleh sebab itu pesan Gubernur menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran KORMI untuk terus memperluas partisipasi masyarakat dalam berbagai aktivitas olahraga kesehatan, olahraga tradisional, olahraga petualangan dan tantangan, hingga olahraga berbasis budaya yang menjadi kekayaan Indonesia. Tegasnya.
Diana Dewi berharap sosialisasi ini menjadi peluang penting bagi para pegiat olahraga masyarakat untuk memahami berbagai jalur pembinaan, pengembangan talenta, hingga peluang prestasi yang dapat diakses melalui ekosistem olahraga nasional.
Cak Kis
![]()
