Aksi Cepat Tanggap, Kades Simpang Pulau Rambung Turun Tangan Amankan Jalur Longsor

Binjai–Bukit Lawang, Langkat, Aswinnews.com – 25 Mei 2026 — Kepala Desa Simpang Pulau Rambung bergerak cepat memimpin langsung upaya pengamanan jalur wisata strategis Binjai–Bukit Lawang yang terdampak bencana tanah longsor, Senin (25/5/2026).

Bencana longsor terjadi di kawasan penghubung antara Desa Simpang Pulau Rambung dan Desa Perkebunan Turangi, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Jalur tersebut diketahui merupakan akses vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus lintasan utama wisatawan menuju kawasan wisata internasional Bukit Lawang.

Fokus Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas

Demi memastikan keselamatan pengguna jalan dan mencegah kemacetan total, Kepala Desa Simpang Pulau Rambung, Ngamanken Tarigan, didampingi Kepala Dusun Teratur Ginting bersama perangkat desa dan warga sekitar, langsung turun ke lokasi melakukan penanganan darurat.

Beberapa langkah cepat yang dilakukan di lapangan antara lain:

Pemasangan tanda peringatan di sejumlah titik rawan sebelum area longsor agar pengendara dapat mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan.

Penerapan sistem buka-tutup jalur guna mengatur arus kendaraan secara bergantian untuk menghindari penumpukan di sekitar lokasi longsor.

Koordinasi lintas sektoral dengan Pemerintah Kecamatan Bahorok, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi, serta dukungan dari anggota DPRD Kabupaten Langkat, John Binsar Ketaren, guna mempercepat penanganan dan pembersihan material longsor

Imbauan Tegas untuk Pengguna Jalan

Pemerintah desa juga mengeluarkan imbauan kepada masyarakat mengingat kondisi cuaca di wilayah Langkat masih berpotensi memicu longsor susulan.

“Kami meminta para pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua dan roda empat, untuk ekstra hati-hati saat melintasi kawasan antara Desa Simpang Pulau Rambung dan Perkebunan Turangi. Jika tidak ada urusan mendesak, kami sarankan menunda perjalanan atau menggunakan jalur alternatif hingga material longsor selesai dibersihkan,” ujar Ngamanken Tarigan di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi longsor masih terus dipantau secara intensif. Semangat gotong royong antara perangkat desa, relawan, masyarakat, dan aparat keamanan terus digencarkan demi mempercepat proses pembersihan material tanah serta memulihkan arus lalu lintas agar kembali normal.


Penulis Hamabali l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upada

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *