Pontianak – AswinNews.com — Ketua Pemuda Pancasila Kalimantan Barat,
Abriansyah, menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-40 Tahun 2026 yang berlangsung di Rumah Radakng Pontianak, Jalan Sultan Syarif Abdurrahman, pada 18–25 Mei 2026.
Perhelatan budaya terbesar masyarakat Dayak di Kalimantan Barat tersebut kembali menjadi magnet kebersamaan lintas etnis dan budaya di Bumi Khatulistiwa.
PGD tidak hanya menjadi pesta adat tahunan, tetapi juga simbol persatuan, pelestarian budaya leluhur, serta kekuatan harmoni sosial masyarakat Kalbar yang majemuk.
Abriansyah menegaskan, Pemuda Pancasila Kalbar siap mendukung penuh agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, kondusif, sukses, dan semakin meriah.
“Saya selaku Ketua Pemuda Pancasila Kalbar mendukung penuh pelaksanaan Pekan Gawai Dayak ke-40 di Kota Pontianak. Ini bukan hanya agenda budaya, tetapi kebanggaan bersama masyarakat Kalimantan Barat. Semoga kegiatan ini berjalan aman, lancar, sukses, dan semakin meriah sebagai wujud kekayaan budaya daerah,” tegasnya.
Menurutnya, Pekan Gawai Dayak memiliki makna jauh lebih besar dibanding sekadar seremoni budaya tahunan. PGD dinilai sebagai ruang strategis yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat persaudaraan, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman yang menjadi kekuatan utama Kalimantan Barat.
“Pekan Gawai Dayak menjadi bukti bahwa keberagaman bukan pemisah, tetapi kekuatan yang menyatukan. Ini momentum memperkuat persaudaraan antar-etnis, antaragama, dan antarkomunitas di Kalimantan Barat. Pemuda Pancasila Kalbar siap mendukung kegiatan positif yang menjaga persatuan daerah,” ujarnya.
Pelaksanaan PGD ke-40 tahun ini juga dipandang sebagai momentum penting menjaga eksistensi budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi. Sejumlah tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga komunitas budaya menilai keberlangsungan Pekan Gawai Dayak menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya sekaligus mewariskan nilai-nilai adat kepada generasi muda.
Selain menampilkan ritual adat dan tradisi leluhur, PGD ke-40 juga menjadi panggung promosi budaya Kalimantan Barat melalui pertunjukan seni tradisional, pameran budaya, kuliner khas Dayak, hingga berbagai produk kearifan lokal yang menjadi daya tarik wisata budaya.
Dipusatkan di Rumah Radakng Pontianak, perayaan budaya akbar ini turut dihadiri tokoh adat, delegasi kabupaten/kota, organisasi kemasyarakatan, komunitas lintas etnis, serta masyarakat umum yang hadir dalam semangat persatuan dan keberagaman.
Dengan mengusung nilai pelestarian budaya dan penguatan harmonisasi sosial, Pekan Gawai Dayak ke-40 diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Dayak, tetapi juga simbol kokohnya toleransi dan persaudaraan masyarakat multikultural di Kalimantan Barat.
🖊️ Laporan Jurnalis: Irfan Tiago
Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
Aseinnews.com--SMP IT-SMA IT Bina Amal Semarang menerima pengakuan nasional atas kiprahnya di bidang pendidikan, sains,…
KUALA, LANGKAT –Aswinnews.comAnggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Langkat dari Fraksi Partai Nasdem, Edison…
ACEH Aswinnews.com- Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Murthalamuddin, yang diduga melarang wartawan melakukan peliputan…
Pidie – AswinNews.com — Kapolres Pidie bersama jajaran melakukan pengecekan langsung kondisi Jembatan Krueng Teupin…
Langkat AswinNews,com. - Komitmen pemberantasan narkoba terus ditunjukkan jajaran Polres Langkat, kali ini, personel Polsek…