Berau – AswinNews.com — Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat ketahanan pangan daerah dengan mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai secara mandiri sebagai upaya menekan inflasi pangan dan memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Hal tersebut disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih, Jumat (15/05/2026) pukul 10.00 WIB.
Pemerintah Kabupaten Berau memastikan kondisi inflasi daerah hingga Mei 2026 masih berada dalam kategori aman dan terkendali, khususnya pada sektor pangan.
Meski demikian, berbagai langkah antisipasi terus diperkuat guna menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tidak mengalami lonjakan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Bupati Berau mengatakan bahwa posisi inflasi di Kabupaten Berau sejauh ini masih relatif stabil dibandingkan sejumlah daerah lainnya.
Namun kewaspadaan tetap menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
“Berau sejauh ini masih berada di posisi tengah-tengah. Tapi kita tetap harus waspada untuk mengurangi inflasi,” ujar Sri Juniarsih.
Sebagai bentuk pengendalian inflasi pangan, Pemkab Berau memastikan stok beras di gudang Bulog masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
Saat ini cadangan beras yang tersedia diperkirakan mencapai sekitar 100 ton.
“Stok beras yang tersedia di Bulog ada sekitar 100 ton untuk tahun ini,” katanya.
Selain menjaga ketersediaan pangan, pemerintah daerah juga mulai memperkuat sektor pertanian melalui program perluasan lahan tanam di sejumlah wilayah.
Untuk periode Mei hingga Juli 2026, target lahan tanam yang disiapkan mencapai sekitar 2.000 hektare.
“Untuk bulan Mei sampai Juli 2026 itu sekitar 2.000 hektare,” jelasnya.
Tak hanya itu, Pemkab Berau juga memastikan stok jagung dalam kondisi aman dengan ketersediaan sekitar 1.000 ton. Dukungan dari Kementerian Pertanian juga diberikan melalui bantuan pengembangan tanaman cabai seluas lima hektare.
“Untuk jagung sendiri kita sudah standby sekitar 1.000 ton, kemudian bantuan dari Kementerian Pertanian untuk Berau ada sekitar 5 hektare cabai,” ungkapnya.
Pengembangan tanaman cabai tersebut mulai difokuskan di wilayah Talisayan sebagai salah satu sentra produksi pangan lokal. Pemerintah daerah juga terus mendorong masyarakat melalui kecamatan, kepala kampung, dan dinas terkait agar lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga.
“Kami mengajak masyarakat mulai mandiri menanam cabai di rumah, paling tidak bisa membantu kebutuhan rumah tangga,” tutup Sri Juniarsih.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu pengendalian inflasi daerah secara berkelanjutan.
Jurnalis,Hendra Sitorus
✍️ Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
SIGLI – AswinNews.com — MTsS Ahsan Qur’ani di bawah pimpinan Tgk. Balia Hasballah, anggota DPRK…
Pagar Dewa, Kota Bengkulu – AswinNews.com — Polemik sengketa lahan yang menyeret sebuah PAUD ke…
Langsa Aawinnews.com– Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di…
Langkat, -aswinnews.com- Kepala dinas pendidikan kabupaten Langkat Ilhamsyah Bangun terlihat meninjau progres program revitalisas bantuan…
Rakyat Terpojok, Developer Gulung Tikar, Krisis Ini Tak Hanya Soal Harga, Tapi Keadilan BANDA ACEH…
Kabupaten Cirebon -aswinnews.com- Kegiatan Audiensi yang berlangsung antara Dewan Pimpinan Pusat Bikers Journalist Indonesia (DPP…