Pangkalan Susu – AswinNews.com — Nasib tragis menimpa Safrizal (25), seorang buruh harian lepas asal Lorong Pelita, Dusun II Bakti, Desa Paya Tampak, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat. Korban meninggal dunia setelah tertimpa material teras rumah yang ambruk akibat dihantam pohon kelapa sawit tumbang setinggi sekitar 13 meter, Jumat malam (15/05/2026) sekira pukul 21.00 WIB.
Peristiwa tersebut dikonfirmasi Kapolres Langkat melalui Kapolsek Pangkalan Susu AKP Dedi Y. P. Ginting, S.H., M.H.
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban mendatangi rumah kakak iparnya, Novita Wulandari, yang berada tidak jauh dari kediamannya.
Kedatangan korban bertujuan meminjam senter untuk mencari kerbau miliknya yang lepas dari kandang.
Karena tidak memiliki senter, korban kemudian duduk di teras rumah sambil menunggu.
Tak lama kemudian, istri korban, Sri Rahayu, datang mengajak korban pulang. Namun korban menolak karena masih ingin melanjutkan pencarian ternaknya.
Di tengah kondisi cuaca gerimis disertai angin kencang, istri korban akhirnya pulang terlebih dahulu, sementara pemilik rumah masuk ke kamar untuk beristirahat.
Sekira pukul 21.15 WIB, suasana mendadak mencekam setelah terdengar suara dentuman keras dari arah depan rumah bersamaan dengan padamnya aliran listrik PLN.
“Pemilik rumah yang terkejut langsung memeriksa ke depan. Dalam kondisi gelap gulita, mereka mendapati teras rumah sudah ambruk total akibat tertimpa pohon kelapa sawit yang berada di depan rumah,” ujar AKP Dedi Y. P. Ginting dalam keterangannya.
Menyadari korban sebelumnya berada di teras rumah, Novita bersama suaminya langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Tiga saksi mata di lokasi, yakni Yogi Andrian (21), Rendi Syahputra (32), dan Muhammad Sulaiman (31), bersama warga lainnya segera melakukan evakuasi terhadap korban yang tertimbun reruntuhan bangunan.
Korban ditemukan dalam posisi tersungkur di bawah tumpukan seng, kayu broti, serta pecahan batu semen teras rumah. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan menggunakan mobil warga.
Namun nahas, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia sebelum mendapatkan penanganan medis.
Korban diduga meninggal akibat luka robek di bagian pelipis kiri serta memar parah di bagian punggung dan leher belakang.
Mendapat laporan sekitar pukul 21.35 WIB, personel Polsek Pangkalan Susu yang dipimpin langsung Kapolsek AKP Dedi Y. P. Ginting bersama jajaran segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi, diketahui pohon kelapa sawit yang tumbang diperkirakan telah berusia sekitar 25 tahun. Kondisi akar pohon disebut sudah lapuk dan berjamur sehingga rentan tumbang saat diterpa angin kencang.
Di lokasi kejadian, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu keping seng, satu potong kayu broti, dan pecahan batu semen yang menimpa korban.
Saat ini jenazah korban telah dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan. Pihak keluarga, khususnya istri korban Sri Rahayu, menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
🖊️ Laporan Jurnalis: Ali Asan
✍️ Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
Pagar Dewa, Kota Bengkulu – AswinNews.com — Polemik sengketa lahan yang menyeret sebuah PAUD ke…
Langsa Aawinnews.com– Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di…
Langkat, -aswinnews.com- Kepala dinas pendidikan kabupaten Langkat Ilhamsyah Bangun terlihat meninjau progres program revitalisas bantuan…
Rakyat Terpojok, Developer Gulung Tikar, Krisis Ini Tak Hanya Soal Harga, Tapi Keadilan BANDA ACEH…
Kabupaten Cirebon -aswinnews.com- Kegiatan Audiensi yang berlangsung antara Dewan Pimpinan Pusat Bikers Journalist Indonesia (DPP…
Kabupaten Cirebon -aswinnews.com- Semangat persaudaraan dan solidaritas antar komunitas Biker kembali diperlihatkan dalam pertemuan antara…