Uptd Puskesmas Mane Respons Cepat Arahan Aktivasi Bpjs Kesehatan, Rinaldi, Skm: Pelayanan Harus Memudahkan Rakyat

Mane Pidie 12 Mei 2026 – AswinNews.com-UPTD Puskesmas Mane menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti arahan terkait percepatan aktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Di bawah koordinasi Kepala UPTD Puskesmas Mane, Rinaldi, SKM, seluruh petugas diminta memberikan pelayanan yang sederhana, cepat, dan tidak mempersulit masyarakat yang membutuhkan pengobatan.

Sejak awal Mei 2026, mekanisme pelayanan bagi pasien dengan status BPJS nonaktif telah diperkuat. Petugas pendaftaran dan Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS) kini secara langsung melakukan pengecekan status desil kesejahteraan pasien melalui data rekam medis.

Apabila pasien termasuk dalam kategori Desil 1 sampai Desil 7, proses pengaktifan kembali BPJS dilakukan langsung melalui aplikasi EDABU, tanpa perlu masyarakat mendatangi kantor BPJS Kesehatan.

“Prinsipnya, masyarakat jangan dipersulit. Jika pasien masuk Desil 1 sampai 7, petugas langsung memproses aktivasi melalui EDABU agar pelayanan kesehatan dapat segera diberikan,” ujar Rinaldi, SKM, saat dikonfirmasi Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen Puskesmas Mane dalam menjalankan arahan pemerintah agar pelayanan kesehatan benar-benar hadir untuk membantu rakyat kecil.

Desil Null Diarahkan Ke Kecamatan

Puskesmas Mane juga telah menyiapkan mekanisme penanganan bagi masyarakat yang memiliki status Desil Null, yaitu kondisi ketika data kesejahteraan belum terdaftar atau belum sinkron dalam sistem.

Untuk kasus seperti ini, petugas memberikan penjelasan dan mengarahkan masyarakat untuk melakukan pembaruan data melalui kantor camat sesuai ketentuan yang berlaku.

“Memang ada beberapa warga dengan status Desil Null. Untuk kondisi tersebut, kami arahkan agar data diperbaiki melalui kecamatan sehingga nantinya bisa terintegrasi ke sistem,” jelasnya.

Pelayanan Tertib Dan Humanis

Respons cepat ini mendapat apresiasi karena dinilai memberikan kepastian bagi masyarakat, terutama mereka yang datang dalam kondisi sakit dan membutuhkan penanganan segera.

Di tengah berbagai perubahan regulasi, UPTD Puskesmas Mane berupaya menjadi garda terdepan dalam memastikan bahwa aturan diterapkan dengan cara yang mudah dipahami dan tetap berpihak kepada masyarakat.

Bagi Rinaldi, SKM, pelayanan kesehatan bukan sekadar rutinitas administrasi, tetapi amanah untuk menghadirkan harapan di saat masyarakat sedang menghadapi kesulitan.

“Di meja pendaftaran, sering kali berdiri orang-orang yang datang membawa rasa cemas. Tugas kami bukan menambah beban mereka, tetapi membantu membuka jalan agar mereka bisa memperoleh haknya untuk sehat,” ungkapnya.

Langkah cepat UPTD Puskesmas Mane ini menjadi contoh bahwa ketika arahan dilaksanakan dengan kesungguhan, birokrasi dapat berubah menjadi jembatan yang memudahkan, bukan tembok yang menghalangi.

Di tanah Mane yang tenang, pelayanan kesehatan terus berjalan dengan hati. Sebab di balik setiap kartu BPJS yang kembali aktif, ada senyum seorang ibu, ada lega seorang ayah, dan ada harapan sebuah keluarga yang kembali bernapas dengan tenang.

Jurnalis Drs.M. Isa Alima

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *