Rektor UMMI Bogor Prof. Rokhmin Dahuri Jadi Narasumber Pelatihan Pelaku Didik Ke-43 Di Al-Zaytun

Indramayu, Aswinnews.com – Rektor Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) Bogor sekaligus Guru Besar Kelautan dan Perikanan IPB University, Rokhmin Dahuri, menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Pelaku Didik Ke-43 yang digelar di Masjid Rahmatan Lil ‘Alamin, Pondok Pesantren Al-Zaytun, Indramayu, Ahad (3/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri sekitar 2.700 peserta, termasuk pimpinan Ponpes Al-Zaytun Abdussalam Panji Gumilang, jajaran akademisi, pengurus yayasan, tenaga pendidik, mahasiswa, santri, hingga perwakilan petani dan wali pelajar.

Dalam pemaparannya, Prof. Rokhmin mengangkat tema “Mewujudkan Transformasi Pendidikan Berasrama untuk Mendukung Indonesia Emas 2045”. Ia menekankan bahwa sejak masa keemasan peradaban Islam, pendidikan telah menjadi fondasi utama kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).

Ia mencontohkan tokoh-tokoh besar seperti Al-Ghazali, Ibn Sina, Ibn Khaldun, dan Al-Khawarizmi yang berhasil mengintegrasikan ilmu agama dan sains secara harmonis.

“Dalam konteks modern, sistem pendidikan Islam memiliki potensi besar untuk menjawab berbagai tantangan, mulai dari ketertinggalan Iptek, kemiskinan, krisis moral, hingga kerusakan lingkungan,” ujar Prof. Rokhmin.

Konsep dan Keunggulan Pendidikan Islam

Prof. Rokhmin menjelaskan bahwa sistem pendidikan Islam berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis dengan tujuan membentuk insan kamil (manusia paripurna). Karakteristik utamanya meliputi:

  • Tauhid sebagai fondasi kehidupan
  • Integrasi ilmu agama dan sains
  • Pendidikan sepanjang hayat
  • Keseimbangan dunia dan akhirat

Ia juga memaparkan sejumlah keunggulan pendidikan Islam, antara lain pendekatan holistik, pembentukan karakter (akhlak mulia), keseimbangan hidup, dorongan terhadap keadilan sosial, serta berbasis keberlanjutan lingkungan.

Implementasi di Era Global

Dalam menghadapi era global, Prof. Rokhmin menekankan pentingnya transformasi melalui:

  • Integrasi kurikulum agama, sains, dan teknologi
  • Penguatan pendidikan karakter di semua mata pelajaran
  • Digitalisasi pendidikan berbasis nilai Islam
  • Modernisasi lembaga pendidikan Islam
  • Dukungan kebijakan publik yang inklusif

Menurutnya, pendidikan berasrama seperti pesantren merupakan model nyata implementasi sistem pendidikan Islam di Indonesia.

Peran Strategis Pesantren

Mengutip data Kementerian Agama RI tahun 2025, jumlah pesantren di Indonesia mencapai lebih dari 42 ribu dengan sekitar 1,6 juta santri, dengan Pulau Jawa sebagai wilayah dominan.

Prof. Rokhmin menegaskan bahwa pesantren memiliki kontribusi besar dalam pembangunan nasional, baik di bidang:

  • Pendidikan: peningkatan kualitas SDM dan pembinaan akhlak
  • Ekonomi: pengembangan kewirausahaan, UMKM, dan koperasi
  • Sosial: penguatan solidaritas dan kegiatan dakwah

“Pesantren adalah lembaga yang sangat tepat untuk menyelaraskan IMTAQ dan IPTEK,” tegasnya.

Arah Transformasi Pendidikan Berasrama

Ke depan, Prof. Rokhmin menyoroti beberapa langkah strategis yang perlu dilakukan, antara lain:

  • Modernisasi kurikulum integratif
  • Pemberdayaan dan kemandirian santri
  • Digitalisasi sistem pembelajaran
  • Peningkatan kompetensi pendidik dan pengasuh
  • Penciptaan lingkungan asrama yang aman dan inklusif

Ia menutup dengan menegaskan bahwa masa depan pesantren bertumpu pada tiga pilar utama: kurikulum unggul, sumber daya manusia berkualitas, dan kemandirian ekonomi.

“Pesantren terus bertransformasi menuju sistem modern yang memadukan nilai keislaman, kurikulum nasional, dan teknologi digital untuk mencetak generasi berdaya saing global,” pungkasnya.


Penulis Thoha l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate

Kartolo

Recent Posts

2026 Collaborative Dialogue Strengthens Cross-Sector Synergy in Cirebon

Cirebon – AswinNews.com —The 2026 Collaborative Dialogue involving BNNK Cirebon, KOREM 063/SGJ, OJK Cirebon, and…

47 menit ago

Sarasehan Bersama Kolaborasi 2026 Perkuat Sinergi Lintas Sektor di Cirebon

Cirebon – AswinNews.com —Acara Sarasehan Bersama Kolaborasi 2026 yang melibatkan BNNK Cirebon, KOREM 063/SGJ, OJK…

59 menit ago

Lewati Lahan KCIC, Jalan Kp Babakan Calibur Dicor: Akses Dua Kecamatan Kini Lebih Lancar

PURWAKARTA, Aswinnews.com — Penantian panjang warga Kampung Babakan Calibur, Desa Depok, Kecamatan Darangdan akhirnya terwujud.…

3 jam ago

Piala Bupati Purwakarta Liga Jabar Istimewa U-14 Resmi Digelar, Ajang Cetak Bintang Masa Depan

PURWAKARTA, Aswinnews.com — Turnamen sepak bola usia dini Piala Bupati Purwakarta Liga Jabar Istimewa U-14…

6 jam ago

Ponpes Al Zaytun Indramayu Gelar Pelatihan Pelaku Didik Bertema Transformasi Revolusioner Pendidikan Berasrama

Indramayu, Aswinnews.com – Pondok Pesantren Al Zaytun menggelar kegiatan Pelatihan Pelaku Didik ke-43 dengan tema…

7 jam ago

Ratusan Nelayan GNP Gelar Aksi Damai, Tuntut Penurunan Harga Solar

Indramayu – AswinNews.com — Ratusan nelayan dan juragan yang tergabung dalam Gerakan Nelayan Pantura (GNP)…

10 jam ago