INDRAMAYU, Aswinnews.com – Tim dosen Teknik Pendingin Tata Udara (TPTU) Politeknik Negeri Indramayu berhasil menyempurnakan penelitian tentang optimalisasi teknologi Air Blast Freezer (ABF) untuk pembekuan pure mangga.
Penelitian tersebut dipimpin oleh Wardika, selaku Ketua Tim Kelompok Bidang Keahlian (KBK) TPTU, dan telah memasuki tahap publikasi jurnal ilmiah.
Wardika menjelaskan bahwa penelitian ini merupakan pengembangan tahap kedua (versi penyempurnaan) dari riset sebelumnya, dengan fokus pada peningkatan kinerja mesin menggunakan sistem sandwich panel pada Condensing Unit (CDU) berkapasitas 1/2 HP.
Baca Juga KUA Salapian Kukuhkan Pengurus BKM Masjid Raya Al-Muhshinin 2026–2028
“Penelitian ini kami sempurnakan untuk mengoptimalkan performa mesin, sehingga proses pembekuan menjadi lebih efisien dan stabil,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Dilaksanakan di Laboratorium TPTU Polindra
Riset ini dilaksanakan di Laboratorium Teknik Pendingin Tata Udara Polindra dalam rentang waktu 2024 hingga 2025, dengan pendanaan internal kampus melalui program P3M yang rutin digelar setiap tahun.
Tim penelitian terdiri dari empat dosen TPTU serta melibatkan mahasiswa semester akhir sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis riset.
Dorong Inovasi Pembelajaran dan Industri Pangan
Menurut Wardika, hasil penelitian ini diharapkan tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di lingkungan kampus, khususnya pada mata kuliah terkait sistem pendingin.
Selain itu, teknologi ABF dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung industri pengolahan hasil pertanian, terutama dalam menjaga kualitas produk seperti pure mangga melalui proses pembekuan cepat.
Baca Juga BJB Indramayu Gelar Sosialisasi T-Samsat, Bupati Lucky Hakim Dorong Peningkatan Kepatuhan Pajak
“Harapannya, seluruh hasil penelitian dapat dipublikasikan di jurnal dan dimanfaatkan dalam pembelajaran di program studi TPTU,” jelasnya.
Targetkan Hibah Penelitian Eksternal
Ke depan, tim KBK TPTU Polindra menargetkan dapat memperoleh pendanaan hibah dari pihak eksternal guna memperluas cakupan riset dan pengembangan teknologi.
“Kami berharap ke depan tidak hanya mengandalkan pendanaan internal, tetapi juga mendapatkan dukungan hibah dari luar untuk meningkatkan kualitas penelitian,” pungkas Wardika.
Penulis Thoha l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
![]()
