Categories: umum

Nasabah BPR Kota Cirebon Keluhkan Pencairan Dana Berbelit, Nomor Tim Likuidasi Sulit Dihubungi

Cirebon – AswinNews.com —
Sejumlah nasabah Perumda Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Cirebon mengeluhkan sulitnya proses pengambilan saldo mereka setelah bank tersebut dinyatakan dilikuidasi. Para nasabah mengaku harus bolak-balik mengurus pencairan dana tanpa kepastian waktu dan merasa dipingpong dari satu pihak ke pihak lain.

Salah seorang nasabah mengatakan bahwa setiap kali datang untuk menanyakan pencairan dana, mereka diminta kembali lagi dengan alasan proses administrasi masih berjalan atau menunggu verifikasi.

“Kami hanya ingin mengambil uang kami sendiri, tapi prosesnya sangat berbelit. Datang ke bank disuruh menunggu, ke pihak lain juga belum ada kepastian.

Rasanya seperti dipermainkan,” ujar salah satu nasabah yang enggan disebutkan namanya.

Keluhan nasabah juga terkait dengan sulitnya menghubungi kontak yang tercantum pada pengumuman Tim Likuidasi Perumda BPR Bank Cirebon.

Dalam pengumuman tersebut tercantum alamat kantor di Jl. Talang No. 43 Lemahwungkuk, Kota Cirebon, serta beberapa nomor telepon yang dapat dihubungi.

Namun sejumlah nasabah mengaku telah mencoba menghubungi nomor tersebut untuk menanyakan proses pencairan dana, tetapi tidak mendapatkan respons.

Saat hal tersebut kembali ditanyakan kepada karyawan BPR, nasabah mengaku tetap diarahkan untuk menghubungi nomor yang tercantum pada pengumuman Tim Likuidasi tersebut.

Kondisi ini membuat para nasabah merasa kebingungan karena tidak ada pihak yang memberikan kepastian mengenai waktu pencairan dana mereka.
Situasi ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama bagi nasabah kecil yang sangat membutuhkan dana untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk usaha.

Sejumlah pihak menilai bahwa dalam proses likuidasi lembaga keuangan, nasabah seharusnya mendapatkan kepastian informasi dan pelayanan yang jelas agar tidak menimbulkan kerugian lebih besar bagi masyarakat. Transparansi serta komunikasi yang terbuka dari pihak terkait dinilai sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Tim Likuidasi maupun pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan para nasabah tersebut.

🖊️ Laporan Jurnalis: Rohiman Ketua DPC Aswin Kota Cirebon
✍️ Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update

Abah Roy / Rohiman

Recent Posts

Koperasi Konsumen Syariah Garuda Bersatu Aceh Gelar RAT Perdana Tahun Buku 2025

Banda Aceh – AswinNews.com — Koperasi Konsumen Syariah Garuda Bersatu Aceh sukses melaksanakan Rapat Anggota…

2 jam ago

IRAN MENUJU SUPERPOWER DUNIA? TATANAN GLOBAL SEDANG BERUBAH

Oleh: Bahrudin El-ShiraazAktivis Intelektual, Pegiat Kajian Keislaman Kontemporer dan Geopolitik Timur Tengah Setiap perubahan besar…

2 jam ago

KunKer Pengawasan Komisi IV DPR RI Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S.,: Meninjau POKDATAN dan Mendorong Kemandirian Usaha Perikanan

Cirebon, –AswinNews.com-Kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Pengawsan Anggota Komisi IV DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI (Republik…

2 jam ago

Melawan Saat Hendak Ditangkap, Pelaku Curanmor di Binjai Dihadiahi Timah Panas

​BINJAI –Aswinnews.comSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai berhasil meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor)…

2 jam ago

Jerat Pidana LP2B Mengintai Koperasi Desa Merah Putih: Jangan Jadikan Kepala Desa Kambing Hitam Kegagalan Koordinasi NegaraOleh Aceng Syamsul Hadie (ASH)

Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan salah satu proyek strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto…

3 jam ago

Aceng Syamsul Hadie Desak Sondang F.S. Mundur atau Dimundurkan: Krisis Kepercayaan Publik dan Pertanggungjawaban Moral dalam Lembaga Negara Independen

JAKARTA -AswiNews.com- Gelombang kritik terhadap Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) pasca pernyataan…

3 jam ago