MALAKA – AswinNews.com —
Dugaan rekayasa data terkait status Veteran Republik Indonesia mencuat di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kasus ini disebut melibatkan seorang pensiunan anggota Polres Belu bernama Armindo Dasilva.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026 sekitar pukul 00.13 WITA di wilayah Kabupaten Malaka. Saat itu, Armindo Dasilva disebut melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Malaka.

Dalam pertemuan tersebut terungkap dugaan adanya manipulasi data terhadap sejumlah calon anggota veteran. Disebutkan bahwa beberapa orang yang didaftarkan sebagai veteran bukan merupakan pejuang pada masa konflik Timor Timur tahun 1975–1976.
Menurut keterangan yang beredar, terdapat dugaan perubahan tahun kelahiran agar memenuhi syarat sebagai veteran.
Contohnya pada nama Stefanus Atok Bau yang disebut memiliki dua data kelahiran berbeda, yakni tahun 1954 dan 1958.
Bahkan disebut pula terdapat perubahan data kelahiran yang diduga dilakukan agar seseorang yang sebenarnya lahir sekitar tahun 1975 dapat tercatat sebagai kelahiran 1954 sehingga memenuhi syarat usia untuk memperoleh status veteran.
Selain itu, disebutkan pula nama Gaspar Kalau yang diduga ikut terlibat dalam persoalan penerbitan Surat Keputusan (SK) keanggotaan veteran di wilayah Kabupaten Malaka. SK tersebut diduga merupakan dokumen hasil pemindaian atau salinan yang tidak asli.
Dalam informasi tersebut juga disebutkan bahwa Armindo Dasilva datang ke Kabupaten Malaka dengan membawa mandat dari seseorang bernama Albertino yang berdomisili di Haliwen, Kabupaten Belu.
Armindo Dasilva disebut menyampaikan bahwa SK Veteran Republik Indonesia diberikan oleh Albertino kepada Gaspar Kalau untuk dijadikan dasar keanggotaan veteran di Kabupaten Malaka.
Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) maupun aparat penegak hukum terkait kebenaran dugaan tersebut.
Kasus ini memicu perhatian masyarakat karena status veteran merupakan penghargaan negara kepada para pejuang yang telah berjasa dalam mempertahankan kedaulatan bangsa. Jika dugaan manipulasi data tersebut terbukti benar, maka hal itu dinilai mencederai kehormatan para pejuang yang sesungguhnya.
AswinNews.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait untuk memperoleh klarifikasi lebih lanjut mengenai persoalan ini.
🖊️ Laporan Jurnalis: RF
✍️ Editor: Abah Roy | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
![]()
