Bengkulu – AswinNews.com — Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di lingkungan kos
“Bosmen Kawi” saat pemilik kos, Acong yang akrab disapa Seno, menggelar kegiatan iftar gathering atau buka puasa bersama dengan para penghuni kos. Kegiatan tersebut berlangsung di kediamannya di Jalan Danau IV, Kota Bengkulu, Senin (09/03/2026).
Acara berbuka puasa ini diselenggarakan sebagai bentuk kebersamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antar penghuni kos di bulan suci Ramadhan.
Para penghuni tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan.
Berbagai menu hidangan disajikan oleh tuan rumah, di antaranya nasi putih, ayam goreng, telur bulat balado, udang tauco, bihun goreng, acar nanas, goreng jengkol, serta minuman segar es kuwut Bali dan bubur kacang hijau.
Selain itu tersedia pula aneka gorengan, kue-kue, dan kopi.
Meski menu disajikan secara sederhana, seluruh penghuni kos merasa puas dan menikmati kebersamaan tersebut.
Menariknya, kegiatan buka bersama ini diberikan secara gratis tanpa membebani para penghuni kos.
Menurut Acong (Seno), kegiatan tersebut menjadi agenda rutin tahunan yang selalu diadakan untuk mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan kos.
“Selain kegiatan berbuka puasa bersama, sebelumnya kami juga mengadakan kegiatan berbagi takjil atas nama kos ‘Bosmen Kawi’. Kami juga memberikan promo potongan harga bagi penghuni yang membayar uang sewa di awal selama bulan Ramadhan.
Potongannya bisa mencapai sekitar Rp300 ribu bagi yang membayar langsung di atas enam bulan,” ujar Acong.
Ia juga menambahkan bahwa pihak pengelola kos sering memberikan potongan harga pada momen-momen tertentu, seperti akhir tahun maupun hari-hari penting lainnya, termasuk hari ulang tahun pemilik kos.
“Selama saya masih di sini, kegiatan seperti ini akan terus berjalan dari tahun ke tahun. Kami ingin memberikan kenyamanan sekaligus keringanan bagi para penghuni kos yang tinggal di sini,” tambahnya.
Acong berharap meski bangunan kos masih memiliki beberapa kekurangan, pihaknya tetap berupaya memberikan rasa nyaman dan aman bagi para penghuni, selama mereka mematuhi aturan yang telah ditetapkan.
“Kami berharap anak-anak kos di sini bisa menaati aturan yang ada dan menjadikan kos ini seperti rumah sendiri agar mereka merasa nyaman tinggal di sini,” katanya.
Setelah melaksanakan salat tarawih berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan suasana santai penuh canda. Para penghuni kos berkumpul, bercengkerama, bernyanyi karaoke, hingga bermain domino secara santai tanpa taruhan.
Salah satu penghuni kos, Ratih (20), mengaku sudah hampir satu tahun tinggal di kos “Bosmen Kawi” dan merasa nyaman berada di lingkungan tersebut.
“Aku sudah satu tahun tinggal di sini dan insyaAllah sampai selesai kuliah akan tetap tinggal di kos ini. Awalnya tahu kos ini dari media sosial. Setelah tinggal di sini, menurutku banyak kelebihannya dibandingkan tempat lain,” ungkap Ratih.
Ia menjelaskan, salah satu keunggulan kos tersebut adalah keluarga dari kampung halaman diperbolehkan menginap, yang jarang ditemukan di kos lainnya. Selain itu, fasilitas parkir mobil yang luas serta lokasi yang dekat dengan pasar juga menjadi nilai tambah.
“Di sini kosannya nyaman, tenang, asri, dan warganya juga baik. Ibu kos dan Bapak kos selalu menjaga kami dan sering berbaur dengan anak-anak kos. Bisa dibilang ini kos terbaik yang pernah aku temui,” ujarnya.
Ratih juga menambahkan bahwa lokasi kos cukup strategis dan dekat dengan kampus.
Sistem keamanan juga diperhatikan dengan pemasangan CCTV di beberapa titik. Meski penghuni bebas keluar masuk kapan saja, tetap ada aturan yang harus dipatuhi.
“Teman lawan jenis boleh bertamu, tapi pintu harus tetap terbuka. Intinya tidak boleh tinggal bareng pasangan dan tidak boleh berduaan di kamar,” kata Ratih sambil tersenyum.
Melalui kegiatan sederhana seperti ini, diharapkan hubungan kekeluargaan di antara penghuni kos “Bosmen Kawi” semakin erat dan tercipta suasana tinggal yang nyaman, aman, serta penuh kebersamaan.
🖊️ Laporan Jurnalis: Feronike Agusfriana (Mimi)
![]()
