Bocah 11 Tahun Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam Di Sungai Begumit Langkat

Langkat, Aswinnews.com – Warga Kelurahan Bela Rakyat, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat berduka. Seorang anak laki-laki berinisial AA (11) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Sungai Begumit pada Sabtu malam (7/3/2026).

Kapolsek Kuala, Syamsul Bahri, dalam laporannya kepada Kapolres Langkat membenarkan peristiwa tragis tersebut. Korban yang masih berstatus pelajar itu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dasar sungai setelah dilakukan pencarian oleh warga sekitar.

Baca Juga Anggota DPRD Jabar Ratnawati Dan DPR RI Herman Khaeron Buka Forum Pengawasan Pemerintahan Di Desa Dermayu

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula pada Sabtu siang sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu korban bersama beberapa temannya pergi ke Sungai Begumit di Lingkungan V, Kelurahan Bela Rakyat untuk mandi.

Menjelang sore, teman-teman korban mengajak AA untuk pulang. Namun korban memilih tetap berada di sungai.

Keluarga mulai merasa khawatir karena korban tidak kunjung pulang hingga sekitar pukul 18.30 WIB. Orang tua korban kemudian melakukan pencarian ke lokasi sungai.

“Di pinggir sungai ditemukan sepeda, baju, dan celana milik korban, namun korban tidak terlihat,” ujar AKP Syamsul Bahri.

Proses Pencarian

Melihat barang-barang korban masih berada di lokasi, warga bersama Kepala Lingkungan setempat dan sejumlah saksi segera melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.

Setelah beberapa jam melakukan penyisiran, sekitar pukul 23.00 WIB, salah seorang warga melakukan penyelaman ke dasar sungai. Korban akhirnya ditemukan dalam posisi telungkup di dasar air.

Baca Juga Wakapolda Jabar Tinjau Fasilitas SPPG Di Sukaurip Balongan, Polri Dukung Program MBG

Warga kemudian mengevakuasi tubuh korban dan membawanya ke puskesmas terdekat. Namun, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Tindakan Kepolisian

Unit Reskrim Polsek Kuala selanjutnya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

Pihak kepolisian juga sempat mengajukan permohonan visum terhadap jenazah korban. Namun keluarga korban menolak proses otopsi dan telah menandatangani surat pernyataan.

“Keluarga telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi,” jelas Kapolsek

Saat ini jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga di Kelurahan Bela Rakyat untuk dimakamkan.

Laporan: Ali Asan l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *