Indramayu – AswinNews.com — Sikap kurang terbuka ditunjukkan sejumlah pejabat publik saat kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Selasa (03/03/2026).
Dalam kegiatan tersebut, hadir Kepala Bidang (Kabid) Ketersediaan dan Distribusi Pangan (KDP) pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu, Ninin Nurwulan, serta Camat Jatibarang H. Mardono, M.Si.
Turut hadir Sekretaris Camat Jatibarang Supendi, Kasi Kesos Kecamatan Jatibarang Amin, perwakilan unsur Muspika Jatibarang, serta Raga selaku Kasi Komersial Perum Bulog Kabupaten Indramayu.

Kegiatan GPM tersebut merupakan kolaborasi antara DKPP Indramayu, Bulog Indramayu, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Pabrik Gula Rajawali), pelaku UMKM Indramayu, serta pihak Kecamatan Jatibarang.
Program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Adapun komoditas yang dijual dalam kegiatan tersebut antara lain Beras Setra Ramos Rp73.000/5 kg, Beras Medium Rp63.000/5 kg, Beras Premium Rp68.000/5 kg, Tepung Terigu Rp8.500/kg, Daging Ayam Rp36.000/ekor, Telur Ayam Rp28.000/kg, Minyak Goreng Kita Rp29.000/2 liter, Minyak Goreng Rose Brand Rp17.000/liter, serta berbagai buah dan sayuran.
Namun saat awak media berupaya melakukan wawancara, Camat Jatibarang H. Mardono, M.Si menyampaikan bahwa dirinya hanya menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.
“Saya hanya ketempatan acara ini, mas.
Silakan wawancaranya ke bagian DKPP karena DKPP yang mengadakan acara ini,” tuturnya singkat.
Sementara itu, saat dihubungi, Kabid KDP DKPP Ninin Nurwulan juga enggan memberikan keterangan lebih lanjut.
“Enggak usah diwawancarai lagi, mas, karena saya juga lima hari lagi mau pensiun,” ujarnya.
Sikap enggan memberikan keterangan kepada media ini menimbulkan tanda tanya, mengingat kegiatan tersebut merupakan program pelayanan publik yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.
🖊️ Laporan Jurnalis: Thoha
![]()
