Cirebon – AswinNews.com — Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di MI Madinatunnajah Kota Cirebon selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H / 2026

dilaksanakan dengan sistem penyesuaian waktu dan penguatan materi keagamaan tanpa mengesampingkan pelajaran umum.
Kepala MI Madinatunnajah Kota Cirebon, Drs. Rohiman, menjelaskan bahwa selama Ramadhan jam masuk sekolah dipercepat dan durasi pembelajaran dipersingkat guna menyesuaikan kondisi peserta didik yang menjalankan ibadah puasa.
“Ramadhan adalah momentum pembentukan karakter dan penguatan akhlak. Karena itu, kegiatan belajar kami padukan antara ilmu umum dan pembinaan keagamaan,” ungkapnya.
Adapun rangkaian kegiatan Ramadhan di antaranya tadarus Al-Qur’an setiap pagi, shalat Dhuha berjamaah, pesantren kilat, kajian fiqih puasa, hafalan surat-surat pendek, serta pembiasaan infaq dan sedekah. Sementara itu, mata pelajaran umum tetap berjalan sesuai kurikulum dengan sistem waktu yang lebih efektif.
Program ini bertujuan membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kedisiplinan, serta pemahaman agama yang kuat sejak dini.

Orang tua siswa menyambut baik kebijakan tersebut karena dinilai mampu menjaga semangat belajar anak-anak selama Ramadhan sekaligus meningkatkan kualitas ibadah mereka.
Dengan konsep pendidikan terpadu ini, MI Madinatunnajah Kota Cirebon berharap Ramadhan 1447 H menjadi sarana pembinaan generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah.
🖊️ Laporan Jurnalis: Rohiman
✍️ Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
![]()
