Guru Nasional Jadi “Pelita” di Pidie Jaya: Sentuh Hati Korban Banjir dengan Al-Qur’an

PIDIE JAYA –aswinnews.com- Ketika air bah surut dan menyisakan duka serta lumpur yang pekat, ada semangat yang tak boleh ikut padam: iman. Di tengah puing-puing pemulihan pasca-banjir dan longsor yang menghantam Kabupaten Pidie Jaya, sebuah aksi heroik nan menyejukkan lahir dari tangan dingin seorang putra daerah, Tgk Azhar Kiran.

Sejak hari kelima pasca-bencana, tepatnya Minggu, 30 November 2025, hingga hari ini, Minggu, 15 Februari 2026, Tgk Azhar Kiran tak kenal lelah menyusuri setiap sudut wilayah terdampak. Bukan sekadar bantuan logistik biasa, ia membawa “pelita” bagi ruhaniah warga: puluhan mushaf Al-Qur’an wakaf untuk menggantikan kitab suci yang hilang atau hancur diterjang bencana.

Menembus Posko, Mengetuk Pintu Hati

Langkah nyata sang guru berprestasi ini bermula di Gampong Geunteng, Kecamatan Meurah Dua. Sebanyak 50 mushaf Al-Qur’an ia serahkan langsung kepada Kechik Usman, Kepala Desa setempat.

Air mata haru tak terbendung menyambut kehadiran mushaf-mushaf baru tersebut.

“Kami sangat bersyukur. Saat ini kami sangat membutuhkan Al-Qur’an untuk mengganti yang hilang atau rusak agar pengajian anak-anak bisa segera berdenyut kembali,” ungkap salah seorang warga dengan nada bergetar, seraya mendoakan para dermawan agar amal jariyah ini menjadi saksi di hadapan Allah SWT.

Tak berhenti di sana, Tgk Azhar menyisir balai-balai pengajian yang sunyi pasca-bencana hingga ke posko pengungsian Terminal Meureudu melalui koordinasi Tgk Harisman. Bahkan, dalam sebuah aksi spontanitas syiar yang luar biasa, ia membagikan 15 mushaf kepada warga yang melintas di jalan lintas Banda Aceh-Medan, memastikan pesan suci Al-Qur’an hadir di mana saja.

Sinergi Kemanusiaan: Dari Jakarta Hingga Yogyakarta

Aksi heroik ini bukan sekadar kerja individu, melainkan simfoni kepedulian yang membentang dari Aceh hingga ke pulau Jawa.

Berkolaborasi dengan Ustad Abdullah Manaf (Pak Manaf) dari Banda Aceh, Tgk Azhar berhasil menggerakkan hati para donatur besar, yaitu PT Nur Ramadhan Wisata di Yogyakarta dan para dermawan di Jakarta.

“Kegiatan ini kami lakukan semata-mata karena Allah. Di tengah perjuangan menata hidup kembali, mendekatkan diri kepada Sang Khalik adalah hal utama.

Kami ingin memastikan balai pengajian segera aktif kembali,” tegas Tgk Azhar Kiran dengan penuh ketulusan.

Sosok Guru Nasional di Garis Depan

Tgk Azhar Kiran bukanlah sosok sembarangan. Ia adalah representasi guru teladan yang pengabdiannya telah diakui hingga tingkat nasional. Setelah meraih penghargaan sebagai Guru Terbaik tingkat Kabupaten dan Provinsi, ia sukses mengharumkan nama Aceh di Jakarta pada tahun 2025.

Namun, gelar mentereng itu tak membuatnya tinggi hati; ia justru memilih turun ke lumpur demi memastikan literasi Al-Qur’an tetap hidup di tanah kelahirannya.

Bagi warga Pidie Jaya, Tgk Azhar bukan sekadar relawan. Ia adalah pembawa harapan yang mengingatkan bahwa seberat apa pun ujian dunia, cahaya Al-Qur’an akan selalu menuntun jalan menuju pemulihan yang sesungguhnya.

Isa

admin

Recent Posts

Koperasi Konsumen Syariah Garuda Bersatu Aceh Gelar RAT Perdana Tahun Buku 2025

Banda Aceh – AswinNews.com — Koperasi Konsumen Syariah Garuda Bersatu Aceh sukses melaksanakan Rapat Anggota…

2 jam ago

IRAN MENUJU SUPERPOWER DUNIA? TATANAN GLOBAL SEDANG BERUBAH

Oleh: Bahrudin El-ShiraazAktivis Intelektual, Pegiat Kajian Keislaman Kontemporer dan Geopolitik Timur Tengah Setiap perubahan besar…

2 jam ago

KunKer Pengawasan Komisi IV DPR RI Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S.,: Meninjau POKDATAN dan Mendorong Kemandirian Usaha Perikanan

Cirebon, –AswinNews.com-Kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Pengawsan Anggota Komisi IV DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI (Republik…

2 jam ago

Melawan Saat Hendak Ditangkap, Pelaku Curanmor di Binjai Dihadiahi Timah Panas

​BINJAI –Aswinnews.comSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai berhasil meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor)…

3 jam ago

Jerat Pidana LP2B Mengintai Koperasi Desa Merah Putih: Jangan Jadikan Kepala Desa Kambing Hitam Kegagalan Koordinasi NegaraOleh Aceng Syamsul Hadie (ASH)

Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan salah satu proyek strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto…

3 jam ago

Aceng Syamsul Hadie Desak Sondang F.S. Mundur atau Dimundurkan: Krisis Kepercayaan Publik dan Pertanggungjawaban Moral dalam Lembaga Negara Independen

JAKARTA -AswiNews.com- Gelombang kritik terhadap Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) pasca pernyataan…

3 jam ago