Klarifikasi Kades Kedungpadang Soal Jalan Rusak Dusun Bingungan: Antara Jalan Utama Desa dan Akses Tengah Sawah

🖊️ Laporan Jurnalis: Sunyoto
🗞️ Kontributor: Tim Investigasi
✍️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update

Nganjuk | AswinNews.com —
Polemik kondisi jalan di Dusun Bingungan, Desa Kedungpadang, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, memasuki babak klarifikasi. Kepala Desa Kedungpadang akhirnya memberikan hak jawab terkait pemberitaan AswinNews.com yang sebelumnya mengangkat keluhan warga mengenai jalan rusak yang disebut telah diuruk secara swadaya sebanyak dua kali namun masih dinilai tidak layak.

Awal Mula Pemberitaan

Pada 8 Januari 2026, AswinNews.com menerbitkan laporan berjudul “Jalan Dusun Bingungan Desa Kedungpadang Nganjuk Rusak, Dua Kali Warga Pengurukan Secara Swadaya Tapi Masih Belum Layak”. Berita tersebut disusun berdasarkan keterangan dua warga Dusun Bingungan yang menyampaikan bahwa jalan dusun mengalami kerusakan dan belum mendapatkan penanganan maksimal.

Masih pada hari yang sama, sekitar pukul 09.00 WIB, AswinNews.com berupaya melakukan konfirmasi langsung ke Kantor Pemerintah Desa Kedungpadang. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena kantor desa dalam kondisi tertutup, sehingga berita diterbitkan berdasarkan keterangan narasumber lapangan.

Hak Jawab Kepala Desa

Pada 24 Januari 2026, Kepala Desa Kedungpadang, Kecamatan Rejoso, secara resmi menyampaikan hak jawab kepada Redaksi AswinNews.com. Dalam keterangannya, Kades menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta.

“Pengurukan swadaya yang dilakukan warga sebanyak dua kali itu bukan untuk jalan utama Dusun Bingungan, melainkan jalan tengah sawah di bagian barat, tepatnya di sekitar lokasi kandang ayam,” jelas Kades.

Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses pertanian dan distribusi pakan kandang ayam, yang kerap dilalui kendaraan bermuatan berat antara 7 hingga 9 ton, terutama saat musim panen dan pengiriman pakan. Kondisi ini menyebabkan jalan mudah rusak dan berlumpur, sehingga dilakukan pengurukan oleh pihak yang berkepentingan.

Penjelasan Soal Kantor Desa Tertutup

Menanggapi tidak adanya konfirmasi saat wartawan mendatangi kantor desa, Kades menjelaskan bahwa pada tanggal 8 Januari 2026 sebagian perangkat desa tengah membantu kegiatan resepsi pernikahan warga.

“Kantor desa biasanya buka pukul 09.00 WIB, namun saat itu ada kegiatan sosial yang harus didukung perangkat desa,” ujarnya.

Data Pembangunan Jalan Desa

Kades juga memaparkan bahwa dalam dua tahun terakhir, Pemerintah Desa Kedungpadang telah melakukan pelebaran jalan desa, dari lebar awal sekitar 2–3 meter menjadi 6,30 meter. Pembangunan tersebut diklaim sebagai bagian dari peningkatan infrastruktur desa.

Adapun iuran warga yang sebelumnya disebut dalam pemberitaan, menurut Kades, digunakan untuk pengembangan akses jalan sawah sepanjang 500 hingga 1.000 meter ke arah barat, dan bukan untuk jalan utama dusun.

“Jalan yang diuruk secara pribadi itu berkaitan langsung dengan kepentingan akses kandang ayam milik warga tertentu, bukan proyek jalan dusun yang bersumber dari Dana Desa,” tegasnya.

Penegasan Terkait Dana Desa

Dalam klarifikasinya, Kepala Desa Kedungpadang juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan informasi, khususnya yang berkaitan dengan Dana Desa (DD) dan program pemerintah seperti Kawasan Desa Mandiri Produktif (KDMP).

Ia menegaskan bahwa penggunaan Dana Desa telah disesuaikan dengan perencanaan dan peruntukan yang berlaku.

Catatan Redaksi
Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi publik, hak jawab, dan prinsip keberimbangan, Redaksi AswinNews.com memuat klarifikasi Kepala Desa Kedungpadang secara utuh.

Hak jawab ini disampaikan secara resmi oleh Kepala Desa melalui pesan singkat WhatsApp kepada wartawan AswinNews.com Biro Nganjuk.
Redaksi tetap membuka ruang bagi masyarakat Dusun Bingungan maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan lanjutan, data pendukung, atau tanggapan tambahan demi kejelasan informasi dan kepentingan publik.

Kartolo

Recent Posts

Koperasi Konsumen Syariah Garuda Bersatu Aceh Gelar RAT Perdana Tahun Buku 2025

Banda Aceh – AswinNews.com — Koperasi Konsumen Syariah Garuda Bersatu Aceh sukses melaksanakan Rapat Anggota…

4 jam ago

IRAN MENUJU SUPERPOWER DUNIA? TATANAN GLOBAL SEDANG BERUBAH

Oleh: Bahrudin El-ShiraazAktivis Intelektual, Pegiat Kajian Keislaman Kontemporer dan Geopolitik Timur Tengah Setiap perubahan besar…

5 jam ago

KunKer Pengawasan Komisi IV DPR RI Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S.,: Meninjau POKDATAN dan Mendorong Kemandirian Usaha Perikanan

Cirebon, –AswinNews.com-Kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Pengawsan Anggota Komisi IV DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI (Republik…

5 jam ago

Melawan Saat Hendak Ditangkap, Pelaku Curanmor di Binjai Dihadiahi Timah Panas

​BINJAI –Aswinnews.comSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai berhasil meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor)…

5 jam ago

Jerat Pidana LP2B Mengintai Koperasi Desa Merah Putih: Jangan Jadikan Kepala Desa Kambing Hitam Kegagalan Koordinasi NegaraOleh Aceng Syamsul Hadie (ASH)

Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan salah satu proyek strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto…

5 jam ago

Aceng Syamsul Hadie Desak Sondang F.S. Mundur atau Dimundurkan: Krisis Kepercayaan Publik dan Pertanggungjawaban Moral dalam Lembaga Negara Independen

JAKARTA -AswiNews.com- Gelombang kritik terhadap Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) pasca pernyataan…

5 jam ago