Penulis RK/ Editor Rahmat kartolo Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
Purwakarta | Aswinnews.com – Nama Dian Maherani bukanlah sosok asing di lingkungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten Purwakarta. Perempuan yang berdomisili di Kampung Nanggorak RT 04/01, Desa Sindangsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta ini dikenal sebagai kader perempuan yang konsisten berproses, setia berorganisasi, dan tak pernah lelah memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya perempuan dan kelompok rentan.
Perjalanan politik Dian Maherani dimulai sejak tahun 1999 sebagai kader simpatisan PDI Perjuangan. Ketertarikannya pada dunia politik tidak lepas dari lingkungan keluarga, di mana ia mengikuti kiprah sang suami yang saat itu aktif sebagai pengurus partai di tingkat ranting. Pada masa awal tersebut, struktur partai PDI Perjuangan di wilayahnya dipimpin oleh Pa Udin Artawijaya di tingkat DPC dan H. Maman di tingkat PAC.
Komitmen dan keseriusannya dalam berorganisasi terus berkembang. Pada periode 2010–2015, Dian Maherani dipercaya menjabat sebagai Sekretaris PAC PDI Perjuangan. Selanjutnya, pada periode 2015–2020, ia mengemban amanah sebagai Ketua PAC, sebuah posisi strategis yang menuntut kepemimpinan, konsistensi, serta kedekatan dengan akar rumput partai.
Usai masa jabatan ketua PAC, Dian kembali dipercaya sebagai Sekretaris PAC periode 2020–2025, menunjukkan kepercayaan kader dan struktur partai terhadap dedikasi serta kapasitas organisasinya. Memasuki periode 2025–2030, Dian Maherani kini menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan, dan Anak di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta.
Tak hanya aktif di struktur partai, Dian Maherani juga pernah dicalonkan sebagai calon legislatif dari PDI Perjuangan pada Pemilu 2019. Meski belum berhasil meraih kursi legislatif, semangatnya tidak pernah surut. Pada Pemilu 2024, ia kembali dipercaya dan dicalonkan oleh partai, sebagai bentuk pengakuan atas loyalitas dan konsistensinya dalam perjuangan politik.
Bagi Dian Maherani, kegagalan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses perjuangan. Ia meyakini bahwa politik bukan semata tentang jabatan, tetapi tentang pengabdian dan keberanian memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya mereka yang masih jauh dari kata sejahtera.
“Cita-cita saya sederhana, ingin menjadi wakil masyarakat yang benar-benar memahami kondisi rakyat kecil, terutama perempuan dan anak-anak,” ungkapnya dalam salah satu kesempatan.
Dengan pengalaman panjang di dunia organisasi dan politik, Dian Maherani terus meneguhkan dirinya sebagai sosok perempuan pejuang, yang setia pada proses, teguh pada ideologi partai, dan konsisten mengabdi demi kesejahteraan masyarakat Purwakarta.
Redaksi Aswinnews.com
![]()
