LOMBOK BARAT, NTB – Aswinnews.com — Kasus dugaan kelalaian pelayanan medis kembali mencuat di RSUD Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Seorang pasien bernama Serinah, warga Dusun Ketemek, Desa Kuripan, meninggal dunia pada Kamis (4/12/2025) ketika kondisinya memburuk, namun keluarga menyebut tidak ada dokter maupun perawat yang memberikan penanganan darurat.
Serinah diketahui telah dirawat selama dua hari di RSUD Gerung. Pada hari kejadian, keluarga menunggu di luar ruangan, sebagaimana kebiasaan sebelumnya. Namun tiba-tiba, beberapa petugas keamanan diduga membentak keluarga dan mengusir mereka menjauh dari area ruang perawatan.
“Biasanya boleh menunggu di luar ruangan, tapi hari itu tiba-tiba security marah-marah, memaksa kami keluar. Padahal kondisi pasien sudah kritis sejak kemarin,” ujar salah satu anggota keluarga.
Tidak lama setelah pengusiran tersebut, keluarga mendapat kabar bahwa Serinah telah meninggal dunia. Mereka menilai pihak rumah sakit gagal memberikan pelayanan yang semestinya, terutama karena tidak ada tenaga medis yang hadir saat kondisi pasien memburuk.
Anak korban mengatakan keluarga terpukul tidak hanya karena kehilangan, tetapi juga karena cara penanganan pihak RSUD Gerung.
“Saat mama butuh dokter, tidak ada yang datang. Saat kami mau mendekat ke ruangan, malah diusir. Ini bukan pelayanan dari rumah sakit yang bertanggung jawab terhadap nyawa orang,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Gerung belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kelalaian ini. Keluarga menyatakan akan melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwenang demi mendapatkan kejelasan mengenai penyebab kematian dan standar pelayanan yang diberikan.
Sejumlah warga Desa Kuripan juga menyampaikan kegelisahan mengenai kualitas pelayanan di RSUD Gerung. Menurut mereka, keluhan mengenai tata tertib dan ketersediaan tenaga medis bukan hal baru.
Tokoh masyarakat setempat mendesak pemerintah daerah dan manajemen RSUD Gerung untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh.
“Nyawa pasien tidak boleh diperlakukan sembarangan. Harus ada penjelasan dan tindakan tegas. Jangan sampai kasus seperti ini terulang,” ujarnya.
Keluarga berharap kejadian ini menjadi momentum perbaikan bagi RSUD Gerung agar pelayanan medis lebih profesional, manusiawi, dan responsif terhadap kondisi kritis pasien.
🖊️ Laporan Jurnalis: Jaswadi
✍️ Editor: Abah Roy | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
![]()
