aswinnews.com —
Sebuah video yang beredar di media sosial Facebook melalui akun bernama Reg Team membuat gaduh masyarakat Nagari Kacang X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Dalam unggahan itu, akun tersebut menuduh Wali Nagari Kacang X Koto Singkarak, Andrian alias Aan (53), menyelewengkan dana bantuan dan tidak menyalurkan bantuan kepada warga terdampak musibah. Bahkan disebutkan pula bahwa bantuan diberikan hanya kepada warga luar nagari.
Informasi tersebut dipastikan hoaks dan tidak benar.
Saat dikonfirmasi langsung melalui sambungan telepon, Wali Nagari Andrian tegas membantah tuduhan tersebut. Ia menyebut bahwa semua bantuan yang datang justru telah diprioritaskan sepenuhnya untuk warga Kacang yang terdampak musibah.
“Pernyataan di video itu tidak benar. Bantuan sudah diberikan kepada warga yang membutuhkan, bahkan ibu dari pemilik akun Reg Team—orang tua pelaku—juga sudah menerima bantuan. Ini buktinya,” ujar Aan sembari menunjukkan foto penerimaan bantuan, Rabu (3/12/2025).
Rincian Bantuan yang Sudah Disalurkan:
Nasi bungkus
Sembako
Beras 10 kg
Minyak 2 liter
Indomie 1 dus
Telur 30 butir
Nasi bungkus
18 paket sembako
Sekitar 120 paket nasi bungkus
Aan menegaskan bahwa seluruh bantuan diterima dalam bentuk barang, tidak ada bantuan dalam bentuk uang, dan semuanya telah dibagikan kepada warga yang terdampak. Ia juga memastikan tidak ada korban jiwa dan tidak ada rumah warga yang hanyut akibat musibah tersebut.
Kepada wartawan investigasi AswinNews, Aan menjelaskan bahwa hanya beberapa jam setelah musibah terjadi, ia langsung mengajukan permohonan bantuan kepada Wakil Bupati Solok, Dinas Sosial, dan Ketua TP-PKK. “Alhamdulillah bantuan cepat datang dan langsung kami salurkan,” ucapnya.
Di lokasi terpisah, salah seorang warga berinisial Y membenarkan bahwa bantuan sudah diterima oleh masyarakat.
“Kami sudah menerima sembako, nasi bungkus, dan ada tenda pengungsian juga. Yang di video itu mungkin orang yang iri, mungkin punya dendam pribadi sama pak wali,” tegasnya.
Warga lainnya bahkan berharap pelaku penyebar fitnah segera diproses hukum.
“Kalau bisa ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Masukkan penjara saja,” ujar beberapa masyarakat dengan nada kesal.
Informasi tambahan yang diterima redaksi menyebutkan bahwa keluarga pelaku, termasuk orang tuanya, sudah mendapatkan bantuan, namun anaknya tetap membuat video fitnah dan menyebarkannya ke media sosial.
🖊️ Laporan Jurnalis: Feronike Agusfriana (Rattu)
✍️ Editor: Abah Roy | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
BENGKULU – Aswinnews.com – Seorang warga Kota Bengkulu bernama Miya mengaku tidak mendapatkan pelayanan di…
LHOKNGA – Aswinnews.com – Indonesian Rupiah banknotes that are no longer fit for circulation have…
MERAK, BANTEN | Aswinnews.com – Dalam upaya memperkuat kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, Pro Jurnalismedia…
KEPULAUAN MERANTI | Aswinnews.com – Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup sejak usia dini terus…
BINJAI | Aswinnews.com – Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bergerak cepat menangani insiden pohon tumbang yang…
CIREBON | Aswinnews.com – Polresta Cirebon menggelar Upacara Penyerahan Jabatan dan Pelepasan Wakapolresta Cirebon, AKBP…