MAJALENGKA,Aswinnews.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Yomanius Untung, S.Pd, menyampaikan sejumlah isu penting dalam kegiatan reses yang digelar di Majalengka. Dalam pertemuan dengan masyarakat, ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru serta perluasan akses beasiswa bagi mahasiswa, khususnya dari keluarga kurang mampu.
H. Untung membuka kegiatan dengan mengajak masyarakat kembali menghargai dan mengapresiasi jasa para guru yang telah membimbing generasi muda di setiap jenjang pendidikan.
“Kita patut berterima kasih kepada guru-guru kita yang sudah membimbing kita. Karena jasa mereka, kita bisa seperti ini. Menjaga silaturahmi dan memberikan penghargaan kepada guru merupakan kewajiban kita,” ujarnya.
Dorongan Peningkatan Kualitas dan Kesejahteraan Guru
Dalam kesempatan tersebut, H. Untung menyoroti masih perlunya perhatian pemerintah terhadap peningkatan kompetensi guru, baik dari sisi keilmuan maupun kesejahteraan.
“Masih perlu ada upaya yang sungguh-sungguh dari pemerintah untuk meningkatkan kemampuan guru, baik dari sisi ilmu maupun pendidikan mereka. Kesejahteraan guru juga harus terus didorong,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah provinsi, pemerintah pusat hingga pemerintah kabupaten/kota konsisten menghadirkan kebijakan yang berpihak pada tenaga pendidik.
Beasiswa Kementerian Pendidikan: Harapan Baru bagi Keluarga Kurang Mampu
Beliau juga membahas realisasi program beasiswa dari Kementerian Pendidikan yang dipercayakan kepada Politeknik untuk disalurkan kepada mahasiswa.
Menurutnya, dalam dua tahun terakhir, sekitar 200 mahasiswa berhasil mendapat beasiswa ini, termasuk bantuan biaya hidup (living cost).
“Beasiswa ini membuka peluang bagi mahasiswa dari keluarga yang sebelumnya merasa tidak mampu menyekolahkan anaknya ke perguruan tinggi. Banyak orang tua menganggap kuliah mahal, baik biaya semesternya maupun biaya hidup, apalagi jika kuliah di Bandung,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa beasiswa ini tidak hanya untuk warga Majalengka, namun secara logika tetap didominasi oleh penerima dari daerah tersebut. Dari total penerima tahun ini, 104 mahasiswa berasal dari Majalengka, sementara lainnya dari Sumedang, Subang, Ciamis, hingga Garut.
Namun begitu, ia mengakui bahwa antusiasme masyarakat terhadap pendidikan tinggi masih belum merata.
“Ada orang tua yang lebih suka anaknya langsung kerja. Untuk jangka pendek memang terlihat menguntungkan. Tetapi pendidikan adalah investasi untuk jangka panjang. Peningkatan kemampuan dan wawasan itu penting sebagai modal masa depan,” katanya.
Komitmen Terus Mendorong Pemerataan Pendidikan
Menutup reses, H. Untung menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, terutama akses bagi masyarakat menengah ke bawah.
Ia berharap program beasiswa dan peningkatan kompetensi guru dapat terus diperluas agar pendidikan di daerah dapat semakin maju dan merata.***
Indramayu | AswinNews.com — Pemerintah Kabupaten Indramayu mulai serius merapikan struktur organisasinya. Hal ini terlihat…
Samarinda,Aswinnews.com-4 Mei 2026 — Aksi demonstrasi jilid II kembali digelar oleh aliansi masyarakat, mahasiswa, dan…
BANDA ACEH Aswinnews.com— Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menindaklanjuti permintaan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, terkait…
Aceh Besar Aswinnews.com— Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menghadiri peringatan haul ke-12 almarhum Tgk. H. Ibrahim…
Stabat, Aswinnews.com — Upaya memperkuat ketahanan keluarga terus didorong melalui berbagai program strategis. Salah satunya…
Tuban, Aswinnews.com — Penanganan kasus dugaan pencabulan terhadap anak di Kabupaten Tuban menuai sorotan dari…