Oplus_16908288
Penulis Edi Kuswendi/ Editor Rahmat kartolo/ Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
Purwakarta – Aswinnews.com
Duka mendalam menyelimuti Purwakarta atas meninggalnya Rido Pulanggar (15), anak dengan disabilitas mental yang menjadi korban pengeroyokan di Karawang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta bergerak cepat memastikan pendampingan penuh bagi keluarga korban, termasuk menanggung seluruh biaya penanganan kasus hingga proses hukum tuntas.jumat(14/11/2025)
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Purwakarta, R. Muchamad Nurcahja, mengatakan bahwa langkah ini merupakan instruksi langsung dari Bupati Saepul Bahri Binzein (Om Zein). Pemerintah daerah berkomitmen memberikan perlindungan menyeluruh bagi keluarga korban.
“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Sesuai arahan Bapak Bupati, Pemerintah Kabupaten Purwakarta siap menanggung penuh penyelesaian kasus ini. Kami akan terus mengawal proses hukumnya,” ujar Nurcahja usai pertemuan dengan Komisi Nasional Disabilitas di Aula Wikara 1, Gedung BKAD Purwakarta, Jumat sore (14/11/2025).
Ia menegaskan bahwa kasus ini bukan semata-mata tentang status disabilitas korban, melainkan persoalan kemanusiaan yang harus disikapi dengan serius.
“Ini bukan sekadar persoalan disabilitas atau bukan. Kejadian ini jelas tidak mencerminkan nilai kemanusiaan. Karena itu, kami mendorong agar kasus ini segera diselesaikan dan keadilan diberikan kepada korban,” ucapnya.
Pemkab Purwakarta telah memberikan bantuan sejak awal dengan menanggung seluruh biaya penanganan medis Rido, termasuk perawatan intensif sebelum korban mengembuskan napas terakhir.
“Korban berasal dari keluarga prasejahtera dan merupakan anak angkat sejak bayi dengan KTP tidak mampu. Meskipun BPJS aktif, klaim tidak dapat digunakan karena kasus ini merupakan tindak pidana,” jelas Nurcahja.
Seluruh biaya pengobatan, penanganan darurat, hingga evaluasi medis ditanggung sepenuhnya oleh Pemkab Purwakarta sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap warganya.
“Pembiayaan sudah kami bantu sepenuhnya,” tambahnya.
Selain itu, Pemkab terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan yang layak bagi keluarga korban.
“Kami ingin kasus ini tuntas dan ada kepastian hukum. Korban dan keluarganya harus memperoleh perlindungan serta keadilan seadil-adilnya,” tegas Nurcahja.
Ia berharap tragedi ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian, menjaga nilai-nilai kemanusiaan, serta menghindari tindakan main hakim sendiri dalam situasi apa pun.
(Redaksi Aswinnews.com)
Tasikmalaya – AswinNews.com — SMAN 1 Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan sekolah…
JAKARTA – AswinNews.com — Indonesian Fisherman Association (INFISA) kembali menyuarakan desakan darurat kepada Pemerintah Republik…
Subang – AswinNews.com — SMK Negeri 2 Subang menggelar kegiatan evaluasi program sekolah yang melibatkan…
Kuasa Hukum PAUD AL - Amin, Adv.Riski Dini Hasanah.S.H. memenangkan sidang putusan sela dalam perkara…
PARAPAT – AswinNews.com — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Langkat bergerak cepat mengawali masa…
BANDA ACEH – AswinNews.com — Drs. Isa Alima menyampaikan pujian dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh…