Categories: umum

Pelaku Penganiayaan Berat Ditangkap Polisi di Pandeglang

Main Keroyok, Akhirnya Tertangkap di Banten

Tangerang, Aswinnews.com — Upaya pelarian tiga pelaku penganiayaan berat akhirnya terhenti di Pandeglang, Banten. Tim gabungan Polsek Pinang bersama Unit V (Resmob) Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil meringkus ketiganya setelah sempat bersembunyi beberapa hari pasca kejadian.

Ketiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial NL (35), S alias Tri (42), dan NM (47). Mereka ditangkap di sebuah rumah di Kampung Sahayu, Kelurahan Ciinjuk, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu malam, 1 November 2025, sekitar pukul 21.00 WIB.

Dari hasil penyelidikan polisi, NL diketahui sebagai pelaku utama yang memukul korban dengan balok kayu hingga mengalami luka berat. Sedangkan S berperan menjemput serta membantu pelarian NL, dan NM ditangkap karena memberikan tempat persembunyian bagi kedua pelaku.

Kapolsek Pinang IPTU Adityo Wijanarko, SH menjelaskan, penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang melihat keberadaan salah satu pelaku di wilayah Pandeglang. “Tim gabungan segera bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan tiga pelaku tanpa perlawanan,” ungkapnya.

Dalam penangkapan itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa empat unit handphone berbagai merek, satu buah golok, serta identitas diri milik para pelaku. Adapun barang bukti tersebut terdiri dari:

1 unit HP OPPO A5S milik NL

1 unit HP Realme warna hitam milik NM

1 unit HP Nokia warna hitam milik NL

1 unit HP Infinix warna silver milik S

1 buah golok

Setelah diamankan, ketiga pelaku langsung dibawa ke Polsek Pinang Polres Metro Tangerang Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih memburu dua orang lainnya, yakni N alias J, yang diduga sebagai pelaku utama pembacokan, dan T, pelaku lain yang turut memukul korban.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui aksi pengeroyokan tersebut dilatarbelakangi rasa dendam dan kekesalan mendalam terhadap korban. “Motifnya masih kami dalami, namun sementara ini karena persoalan pribadi yang menimbulkan emosi dan berujung kekerasan,” jelas penyidik.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari, SH, SIK, M.Si mengapresiasi kinerja jajaran Polsek Pinang dan Satreskrim yang cepat mengungkap kasus tersebut.
“Syukur korban masih tertolong dan bisa mendapatkan perawatan medis. Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan cara kekerasan. Selesaikan dengan kepala dingin dan musyawarah,” tegas Kapolres.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat dapat melapor setiap saat jika menemukan gangguan kamtibmas melalui Call Center 110.

Kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh jaringan pelaku yang terlibat dalam tindak pidana penganiayaan berat tersebut.

(Journailist: Isan | Editor: Abah Roy – Aswinnews.com)

Kartolo

Recent Posts

Koperasi Konsumen Syariah Garuda Bersatu Aceh Gelar RAT Perdana Tahun Buku 2025

Banda Aceh – AswinNews.com — Koperasi Konsumen Syariah Garuda Bersatu Aceh sukses melaksanakan Rapat Anggota…

2 jam ago

IRAN MENUJU SUPERPOWER DUNIA? TATANAN GLOBAL SEDANG BERUBAH

Oleh: Bahrudin El-ShiraazAktivis Intelektual, Pegiat Kajian Keislaman Kontemporer dan Geopolitik Timur Tengah Setiap perubahan besar…

2 jam ago

KunKer Pengawasan Komisi IV DPR RI Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S.,: Meninjau POKDATAN dan Mendorong Kemandirian Usaha Perikanan

Cirebon, –AswinNews.com-Kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Pengawsan Anggota Komisi IV DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI (Republik…

3 jam ago

Melawan Saat Hendak Ditangkap, Pelaku Curanmor di Binjai Dihadiahi Timah Panas

​BINJAI –Aswinnews.comSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai berhasil meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor)…

3 jam ago

Jerat Pidana LP2B Mengintai Koperasi Desa Merah Putih: Jangan Jadikan Kepala Desa Kambing Hitam Kegagalan Koordinasi NegaraOleh Aceng Syamsul Hadie (ASH)

Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan salah satu proyek strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto…

3 jam ago

Aceng Syamsul Hadie Desak Sondang F.S. Mundur atau Dimundurkan: Krisis Kepercayaan Publik dan Pertanggungjawaban Moral dalam Lembaga Negara Independen

JAKARTA -AswiNews.com- Gelombang kritik terhadap Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) pasca pernyataan…

3 jam ago