🖋️ Penulis: Drs. Isa Alima
🛠️ Editor: Kenzo
📍 Redaksi: AswinNews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya, dan Ter-update
Banda Aceh — AswinNews.com.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan kembali komitmennya untuk memajukan dunia pendidikan nasional. Mulai tahun 2026, pemerintah akan memulai pembangunan 7.000 sekolah terintegrasi yang tersebar di seluruh kecamatan di Indonesia.
Program ambisius ini merupakan langkah strategis dalam pemerataan akses pendidikan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.
Sekolah terintegrasi yang akan dibangun mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK dalam satu kawasan pendidikan terpadu. Program ini secara khusus menyasar keluarga kurang mampu dari desil 3 hingga 5, guna memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan kesempatan belajar yang sama dalam lingkungan pendidikan yang modern, inklusif, dan berkarakter kebangsaan.
Presiden Prabowo menegaskan, kebijakan ini adalah wujud nyata keadilan sosial di bidang pendidikan.
“Kita ingin setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berprestasi, tanpa dibatasi oleh jarak maupun status sosial,” tegas Presiden Prabowo.
Ketua DPD Patriot Bela Nusantara (PBN) Provinsi Aceh, Drs. M. Isa Alima, menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut.
“Langkah Presiden Prabowo membangun sekolah terintegrasi di setiap kecamatan adalah visi besar yang menyentuh akar keadilan sosial. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk kemajuan bangsa,” ujar Isa Alima.
Menurutnya, program ini sangat relevan bagi daerah-daerah seperti Aceh, yang memiliki wilayah geografis luas dan masih menghadapi ketimpangan akses pendidikan antarwilayah.
“Sekolah terintegrasi akan menjadi simbol kebangkitan pendidikan daerah. Kami berharap Aceh dapat menjadi pelopor dalam implementasi program ini,” tambahnya.
Isa Alima juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah agar program ini berjalan efektif dan berkelanjutan.
“PBN Aceh siap memberikan dukungan penuh dan mengawal pelaksanaannya di lapangan, karena pendidikan adalah fondasi utama kemandirian bangsa,” tutupnya.
Pembangunan 7.000 sekolah terintegrasi tersebut akan dimulai secara bertahap pada awal 2026, dan ditargetkan rampung sebelum berakhirnya masa pemerintahan Presiden Prabowo. Program ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru dalam upaya pemerataan pendidikan nasional yang berkeadilan, berdaya saing, dan berkarakter kebangsaan.
🗒️ Catatan Redaksi:
Program pembangunan 7.000 sekolah terintegrasi merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjawab tantangan kesenjangan pendidikan antarwilayah. Kehadiran Patriot Bela Nusantara (PBN) Aceh dalam memberikan dukungan moral dan sosial terhadap kebijakan ini menjadi bukti kuat pentingnya sinergi antara masyarakat sipil dan pemerintah.
AswinNews memandang kebijakan ini sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga memperkuat karakter kebangsaan dan daya saing generasi muda Indonesia.
Banda Aceh – AswinNews.com — Koperasi Konsumen Syariah Garuda Bersatu Aceh sukses melaksanakan Rapat Anggota…
Oleh: Bahrudin El-ShiraazAktivis Intelektual, Pegiat Kajian Keislaman Kontemporer dan Geopolitik Timur Tengah Setiap perubahan besar…
Cirebon, –AswinNews.com-Kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Pengawsan Anggota Komisi IV DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI (Republik…
​BINJAI –Aswinnews.comSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai berhasil meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor)…
Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan salah satu proyek strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto…
JAKARTA -AswiNews.com- Gelombang kritik terhadap Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) pasca pernyataan…