Oplus_16908288
Penulis Nur Fateah/ Editor Rahmat kartolo// Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
Tegal – aswinnews.com.
Seiring pesatnya perkembangan teknologi dan meningkatnya peran kecerdasan artifisial dalam dunia pendidikan, para pendidik dituntut untuk terus beradaptasi dan berinovasi. Menyikapi hal tersebut, Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengambil langkah konkret dengan menggelar pelatihan bertajuk “Implementasi Teknologi Digital dalam Pembelajaran”, Sabtu, 24 Agustus 2025 di Aula PMI Kabupaten Tegal.
Pelatihan ini dipimpin langsung oleh Dr. Ardhi Prabowo, dosen PPG UNNES sekaligus pengabdi dalam program. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan guru dan calon guru dari berbagai jenjang pendidikan, khususnya guru sekolah dasar yang tengah beradaptasi dengan Kurikulum Merdeka. Pelatihan berlangsung secara luring selama satu hari penuh, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan daring melalui Google Classroom untuk memperdalam materi.
Dalam paparannya, Dr. Ardhi menekankan pentingnya penguasaan coding dan kecerdasan artifisial (AI) dalam dunia pendidikan masa kini, termasuk dalam pembelajaran matematika di jenjang dasar.
“Teknologi digital bukan hanya alat bantu, tetapi bagian dari konteks belajar itu sendiri. Melalui teknologi, siswa dapat diberikan masalah, dibantu menyelesaikannya, bahkan mensimulasikan solusi yang mereka kembangkan,” jelasnya.
Materi pelatihan terbagi ke dalam dua sesi utama. Sesi pertama membahas pengembangan pertanyaan berpikir tingkat tinggi, yaitu pertanyaan produktif, imajinatif, dan terbuka.
Sesi kedua mengajarkan integrasi pertanyaan-pertanyaan tersebut ke dalam ZEP Quiz, aplikasi pembelajaran berbasis permainan yang memungkinkan guru menciptakan evaluasi interaktif yang menarik. Aplikasi ini mendorong peran guru tidak hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai desainer pembelajaran digital yang inovatif.
Menurut Dr. Ardhi, penggunaan ZEP Quiz sangat sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka, yang menekankan pentingnya pembelajaran aktif, menyenangkan, dan bermakna.
“Ketika guru mampu mengintegrasikan pertanyaan tingkat tinggi ke dalam media digital, maka pembelajaran akan lebih menantang, menyenangkan, dan mengasah keterampilan abad 21 siswa,” ujarnya.
Pelatihan ini mendapat sambutan positif dari para peserta. Mereka menyebut kegiatan tersebut bukan hanya memperkaya wawasan, tetapi juga memberikan keterampilan praktis yang langsung bisa diterapkan dalam pembelajaran sehari-hari di kelas.
Menanggapi antusiasme tersebut, tim pengabdi PPG UNNES berencana mengembangkan seri pelatihan lanjutan yang berfokus pada integrasi AI dan coding dalam konteks pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar.
Dengan kegiatan seperti ini, PPG UNNES terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi guru untuk bertransformasi menuju pembelajaran digital yang adaptif, kreatif, dan relevan dengan tantangan
Redaksi Aswinnews.com
INDRAMAYU, –aswinnews.com- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB JAYA) Kabupaten Indramayu…
Rembang, Aswin News– Suasana semarak kemerdekaan sudah terasa di seluruh penjuru Kota Rembang. Sejak peringatan…
Batam –aswinnews.com- Menindaklanjuti laporan Aliansi Masyarakat Sei Beduk Peduli (AMSBP), Tim Kejaksaan Negeri Batam turun…
Sigli —aswinnews.com- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, Anwar Sastra Putra, S.H., yang akrab…
Langkat | Aswin News Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Negeri 3 Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat,…
PONTIANAK –aswinnews.com- Kepala Bidang Investigasi DPD Asosiasi Wartawan Internasional / ASWIN Kalimantan Barat, Nardi M,…