🖋️ Penulis: Ted/Hendra, |
📅 08 Oktober 2025
📌 Editor: Kenzo – Redaksi Aswinnews.com | Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-update
Malang – Aswinnews.com
Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 resmi dibuka di Lapangan Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Rabu (8/10/2025).
Ratusan personel TNI diterjunkan untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat selama kurang lebih 30 hari ke depan.
Upacara pembukaan TMMD ke-126 ini dilaksanakan serentak di sejumlah kabupaten dan kota di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Malang.
Kegiatan dipimpin oleh Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi selaku Inspektur Upacara, dengan Lettu Arm Alvin Diza Irawan sebagai Komandan Upacara.
Acara berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Lebakharjo, Jalan Penggalang No.193, dan diikuti lebih dari 500 peserta dari unsur TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Program Fisik dan Non-Fisik

Dalam pelaksanaan TMMD kali ini, sejumlah program fisik menjadi prioritas, antara lain:
Normalisasi saluran irigasi,
Pembangunan drainase di dua titik,
Pengaspalan jalan,
Pemasangan bronjong,
Rabat beton,
Pipanisasi air bersih,
Pembuatan jalan usaha tani (JUT).
Sementara untuk kegiatan non-fisik, dilakukan berbagai kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat seperti bimbingan teknis (bimtek), penyuluhan pertanian, pelatihan, sosialisasi kesehatan, pengobatan ternak, serta penyaluran bantuan pangan.
Sinergi Pemerintah dan TNI

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir, Dandim 0818 Malang Letkol Czi Bayu Nugroho, Wakapolres Malang Kompol Wisnu Setiawan Kuncoro, Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, S.Sos, serta sejumlah pejabat lainnya dari instansi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir menegaskan bahwa salah satu program utama TMMD tahun ini adalah pembangunan pipanisasi sepanjang 2,5 kilometer untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.
“Air di Desa Lebakharjo sebenarnya melimpah, namun selama ini pengelolaannya belum maksimal. Melalui pembangunan pipanisasi ini, air bersih diharapkan dapat dialirkan secara merata ke seluruh permukiman penduduk,” ujar Danrem Kohir.
Selain pipanisasi, pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) juga menjadi prioritas untuk mendukung sektor pertanian.
“Pertanian adalah sektor utama masyarakat Desa Lebakharjo. Dengan adanya JUT, petani tidak lagi kesulitan membawa bibit, pupuk, maupun hasil panen dari lahan pertanian,” tambahnya.
Fokus pada Daerah Pinggiran
Sementara itu, Bupati Malang H.M. Sanusi menjelaskan bahwa pemilihan lokasi TMMD ke-126 di Desa Lebakharjo didasari pertimbangan geografis.
Desa ini terletak sekitar 35 kilometer di ujung timur Kabupaten Malang, dengan kondisi jalan berkelok dan curam.
“Kita prioritaskan desa-desa di wilayah pinggiran. Sebelumnya, TMMD juga pernah digelar di ujung barat, Kecamatan Kasembon, dan ujung selatan, Kecamatan Donomulyo,” jelas Bupati Sanusi.
Ia berharap, pelaksanaan TMMD dapat menjadi momentum kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun daerah.
“Banyak manfaat yang bisa diambil dari kegiatan TMMD, mulai dari sektor peternakan, pertanian, pariwisata, air bersih, hingga sanitasi. Ini langkah nyata membangun Malang dari desa,” tutupnya.
📝 Catatan Redaksi:
Program TMMD ke-126 di Kabupaten Malang menjadi wujud sinergi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui pendekatan terpadu, kegiatan ini tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan ketahanan sosial di tengah masyarakat.
![]()
