🖋️ Penulis: FA/Alvin
📍 Mojokerto, Aswinnews.com — Selasa, 7 Oktober 2025
📌 Editor: Kenzo – Redaksi Aswinnews.com | Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-update
Mojokerto, Aswinnews.com — Hujan deras disertai angin kencang melanda sebagian wilayah Kabupaten Mojokerto pada Selasa (8/10/2025) sekitar pukul 15.40 WIB. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah kerusakan, termasuk robohnya pohon yang menimpa mobil dan terbangnya atap Pos Lantas Jampirogo, Kecamatan Soko, Mojokerto.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

Salah satu warga, pemilik mobil sedan yang tertimpa pohon di depan Warkop Pak Usi, Pasar Sasap Soko, mengaku baru saja keluar dari kendaraan sebelum pohon tumbang.
“Baru saja saya parkir di depan warkop, tiba-tiba hujan deras dan angin kencang datang. Pohon langsung roboh menimpa mobil saya. Untung saya sudah keluar,” tutur pemilik mobil kepada Aswinnews.com.
Tim gabungan dari BPBD Mojokerto dan Relawan Birunya Cinta (RBC) segera turun tangan melakukan evakuasi pohon tumbang dengan dibantu warga sekitar. Evakuasi berlangsung lancar dan tidak menimbulkan korban.
Atap Pos Lantas Jampirogo Terbang Diterjang Angin

Dalam waktu hampir bersamaan, atap Pos Lantas Jampirogo di kawasan Soko juga diterjang angin kencang hingga terlepas dan bergeser beberapa meter dari posisi semula. Potongan atap tersebut menimpa pembatas jalan (plang separator) dan sejumlah kabel listrik di sekitarnya.
Akibatnya, arus lalu lintas di jalur utama sempat macet karena kabel listrik melintang di jalan. Petugas kepolisian langsung menutup sebagian jalur untuk menghindari risiko kecelakaan, sementara laporan telah diteruskan ke pihak PLN Mojokerto agar segera mengevakuasi kabel yang jatuh.
Salah seorang pengendara yang melintas di lokasi kejadian menyampaikan bahwa peristiwa itu terjadi sangat cepat.
“Tiba-tiba angin besar datang, lalu atap pos langsung terbang ke arah kiri dan menimpa plangsbor jalan. Kabel yang di atas juga ikut jatuh ke jalan,” jelasnya.
Catatan Redaksi:
Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Mojokerto menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana alam mendadak. Pemerintah daerah diimbau memperkuat sistem peringatan dini dan memastikan fasilitas publik, termasuk pos keamanan dan bangunan pelayanan masyarakat, memiliki konstruksi yang aman terhadap terpaan angin kencang dan badai lokal.
![]()
