🖋️ Penulis: Ine – Kaperwil AswinNews.com DKI Jakarta
✍️ Editor: Kenzo
Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, dan Ter-Update
JAKARTA – ASWINNEWS.COM – Setelah sukses membuat penonton merinding melalui Pemandi Jenazah, VMS Studio kembali menantang industri film horor Tanah Air dengan karya terbaru berjudul “Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat”. Film ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 18 September 2025, menawarkan teror yang berbeda dengan sentuhan artistik visual hitam-putih (black and white) pada bagian pembuka film.
Film ini merupakan hasil kolaborasi kreatif antara penulis Lele Laila dan sutradara Azhar Kinoi Lubis, dua sosok yang dikenal kerap menghadirkan horor eksploratif dan sarat makna. Kali ini, keduanya mengemas kisah menyeramkan dengan pendekatan psikologis yang kuat, berpadu dengan konsep sinematografi berani untuk menghadirkan pengalaman menonton yang intens.
“Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat” mengisahkan seorang perempuan bernama Maryam (diperankan oleh Claresta Taufan) yang sepanjang hidupnya selama lebih dari 26 tahun selalu dihantui oleh sosok gaib. Sosok ini bukan sembarang makhluk halus, melainkan jin terkuat yang terikat pada janji kelam kepada Maryam sejak ia masih kecil.
Film ini mengungkap bagaimana janji mistis tersebut mengikat jiwa Maryam, menciptakan hubungan rumit antara dunia manusia dan dunia gaib. Romansa misterius bercampur dengan teror, menjadikan film ini bukan sekadar horor yang menakutkan, tetapi juga emosional dan penuh ketegangan psikologis.
Maryam hidup dalam ketakutan yang tak pernah berakhir. Surat misterius selalu muncul di hadapannya, meski dibuang atau dibakar, surat itu kembali lagi. Sosok tak kasat mata mengikuti setiap langkahnya, membisikkan kata-kata yang hanya ia dengar. Semakin ia mencoba melepaskan diri, semakin kuat belenggu yang menjeratnya. Hingga pada satu titik, Maryam bertanya-tanya: “Apakah aku masih hidup? Atau hanya menjadi miliknya selamanya?”
Salah satu hal paling menarik dari film ini adalah pemilihan konsep visual hitam-putih (black and white) pada bagian pembuka. Menurut Tony Ramesh, produser film ini, pendekatan ini bukan sekadar gimmick, tetapi memiliki makna naratif yang kuat.
“Opening film ini dibuka dengan visual black and white yang akan membawa penonton masuk ke kehidupan Maryam kecil. Momen ketika serentetan teror dalam hidup Maryam dimulai,” ujar Tony.
Sutradara Azhar Kinoi Lubis menambahkan, visual hitam-putih ini menjadi simbol gelapnya hidup Maryam yang penuh teror sejak usia dini. Adegan pembuka bahkan menampilkan Maryam mencelakai seorang ustaz yang mencoba menolongnya, menciptakan ketegangan sejak menit pertama.
“Pendekatan ini penting untuk membangun nuansa teror yang intens sejak awal, sekaligus memberikan kedalaman emosional pada karakter Maryam,” jelas Azhar.
Film ini sudah mendapatkan ulasan positif dari sejumlah penonton yang berkesempatan menghadiri pemutaran terbatas. Akun Twitter/X @cinemuach, salah satu reviewer film yang cukup berpengaruh, menulis:
“Treatment berbeda dengan adanya black and white untuk kasih highlight perbedaan waktu. Ada perjalanan Maryam dari kecil sampai dewasa, dan itu yang bikin aku terjun ke ceritanya sampai akhir. Keputusan-keputusan filmmakernya lebih mengajak untuk berempati. Claresta Taufan berhasil perankan Maryam.”
Sementara itu, akun @paradigmafilm juga memuji adegan pembuka film ini:
“Suka banget dengan opening scene-nya, itu gila. Meski black and white, tapi rasa mencekamnya dapet. Suka banget.”
Film ini dibintangi oleh Claresta Taufan, yang untuk pertama kalinya memerankan karakter utama dalam film layar lebar. Selain Claresta, sejumlah aktor ternama juga ikut ambil bagian, di antaranya Wafda Saifan, Debo Andryos, Maryam Supraba, Rukman Rosadi, dan Shaqueena Medina.
Dengan cerita yang memadukan teror supranatural dan drama emosional, film ini diprediksi menjadi salah satu horor paling dinantikan tahun ini. VMS Studio berharap “Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat” bisa menghadirkan pengalaman menonton yang berbeda, bukan hanya menakuti tetapi juga menggugah perasaan.
Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 September 2025. Untuk informasi terbaru seputar film ini, ikuti akun resmi Instagram @film.maryam dan @vmsstudioid.
Catatan Redaksi:
Film ini bukan sekadar horor biasa. Dengan sentuhan artistik visual black and white, alur psikologis yang menegangkan, serta tema cinta dan janji mistis, “Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat” menjadi bukti bahwa horor Indonesia terus berevolusi menuju karya yang lebih kreatif dan berkualitas.
Purwakarta, Aswinnews.com – April 2026(KMP) mengungkap temuan serius yang mengarah pada dugaan tindak pidana lingkungan…
Bengkulu – AswinNews.com —Mencuatnya kabar pegawai Kelurahan Malabro tidak menerima gaji selama tiga bulan memicu…
Purwakarta Aswinnews.com– Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai perayaan hari ulang tahun (milad) ke-47 Bunda…
Kediri -aswinnews.com- Sisawa Kelas XI tehnik Pengelasan dan Fabrikasi Logam ( TPFL ) 1 dari…
BANDA ACEH – AswinNews.com — Ada bentuk kerja yang tak membutuhkan sorak sorai, namun dampaknya…
Tasikmalaya – AswinNews.com — SMAN 1 Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan sekolah…