Musda VI PKS DPD Majalengka Kokoh Bersama Majalengka Langkung Sae Untuk Indonesia

MAJALENGKA,Aswinnews.com – Pada Hari ini Juma’at,(05/09/2025) DPD PKS Majalengka menyelenggarakan MUSDA VI (Musyawarah Daerah Partai Keadilan Sejahtera) Kabupaten Majalengka dengan Tema ” Kokoh Bersama Majalengka Langkung Sae Untuk Indonesia” bertempat di Auditorium Hotel Fitra.

Di hadiri Tokoh Tokoh PKS yaitu DPTW PKS Jawa barat(H.Ridwan Solichin,S.I.P.,M.Si.),Anggota DPR RI Fraksi PKS (Ir.H.Ateng Sutisna,M.B.A),(H Nurhasan Zaidi, S.sos.),(Dr.H.Encep Sugiana M.H.Kes),Bendahara DPW PKS Jawa barat (Hj.Siti Muntamah, S.AP.),Bidang Pembinaan Dan Pengembangan Daerah 4

(Ustadz Nurul Fatoni Dan Ustadz Ade Rucita),Anggota DPRD Kab.Majalengka Fraksi PKS,Dewan Pakar DPD PKS Kab.Majalengka,Para Anggota Pelopor PKS Kabupaten Majalengka,Seluruh Jajaran pengurus DPTD dan DPD periode 2020–2025,Ketua Dan Sekretaris DPC se-Kabupaten Majalengka,Serta seluruh kader,Simpatisan,Dan keluarga besar PKS Majalengka.

Dalam Sambutanya Ketua DPD PKS Majalengka H.Deden Hardian Narayanto “Kepada seluruh pengurus periode lalu, izinkan saya mewakili segenap kader 

mengucapkan,Jazakumullahu khairan katsiran. Semoga amal kebaikan semua menjadi catatan mulia di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Kini estafet perjuangan berada di tangan kita semua, pengurus periode 2025–2030. Amanah ini bukanlah kehormatan semata, tetapi juga tanggung jawab besar. Kita harus 

siap mengokohkan PKS sebagai partai dakwah, partai pelayanan, dan partai pembela 

rakyat.Maka,ada empat aspek yang harus kita kuatkan pada diri kader: 

1.Kekuatan Ekonomi. Kader yang  mandiri secara ekonomi akan lebih leluasa berjuang. Kita dorong 

wirausaha kader, koperasi syariah, dan ekonomi produktif agar PKS melahirkan 

pejuang yang kuat secara finansial, keberadaan ekonomi kader hampir 70 % dalam 

posisi Mustahiq oleh karena itu kita targetkan jumlah Mustahiq menjadi 50 % 

2. Kekuatan Jasadi. Rasulullah mengajarkan, “Al-Mu’minul qawiyyu khairun wa ahabbu ilallahi minal  mu’minid dha’if” – “Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.” Kader PKS harus sehat, bugar, siap siaga, sehingga mampu menghadapi tantangan zaman. 

3. Kekuatan Ruhani.Kemenangan tidak hanya ditentukan strategi, tetapi juga doa dan kedekatan kita kepada Allah. Sholaf fardu berjamaah di mesjid, Shalat malam, tilawah, dzikir, dan puasa sunnah harus terus menjadi nafas perjuangan kader PKS. 

4. Kekuatan Kaderisasi.Kita harus melipatgandakan jumlah anggota, memperluas sayap dakwah, dan  menyiapkan generasi penerus. Kaderisasi adalah jantung organisasi, tanpa itu perjuangan akan terhenti, sebagaimana program PKS K2P2 (Kader Kaderisasi Pemenangan Pemilu)”Sambut Dehan 

“Untuk mencapai cita-cita besar itu, kita memiliki modal strategi yang kita sebut 5W:

1. Winning Value – Menjaga nilai dasar Islam: adil, jujur, amanah, tidak berkhianat, 

dan melayani. Nilai ini adalah ruh yang tak boleh hilang.

2. Winning System – Membangun sistem kerja yang solid, modern, dan transparan. 

Dengan sistem, kerja kita bukan sekadar semangat, tetapi juga efektif.

3. Winning Team – Menyatukan seluruh potensi kader, pengurus, dan simpatisan. Kita 

bukan sekadar individu, tapi barisan yang kokoh.

4. Winning Goal – Menetapkan target jelas: kemenangan dakwah, kemenangan 

pemilu legislatif, dan kemenangan pilkada Majalengka.

5. Winning Concept – Merumuskan gagasan yang segar, solutif, sesuai kebutuhan 

masyarakat, namun tetap berlandaskan syariat Islam.

Dengan 5W ini, insyaAllah kita mampu melangkah menuju kemenangan yang Allah ridhoi.”Pungkasnya

Sambung Dia”Mohon maaf kepada para undangan bapak ibu partai politik terkhusus saya mohon maaf kepada ketua DPC Demokrat yang sudah hadir tetapi di cancel sesuai instruksi DPP melainkan harus tertutup yang harusnya terbuka”Ungkap Ketua DPD PKS Majalengka H.Deden Hardian Narayanto.(Aris)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *