MANADO, Aswinnews.com – Misteri hilangnya Elfangga Kalinggo (16), remaja asal Manado, Sulawesi Utara, di perairan Laut Tengah Manado Tua kian menimbulkan tanda tanya. Korban yang dinyatakan jatuh dari perahu saat memancing pada Rabu (13/08/2025) hingga kini belum ditemukan oleh Basarnas, memicu dugaan bahwa peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan biasa.
Keluarga korban yang merasa janggal akhirnya melaporkan kasus ini ke Sat Polairud Polresta Manado, Jumat (05/09/2025). Laporan tersebut didampingi oleh tim kuasa hukum yang terdiri dari Frangky Rumengan, SH; Vianne Mamesah, SH; Rarung Tieneke Alberthin, SH; Mega Bagau; dan Pangemanan, SH.
Menurut Siska Kalinggo, kakak korban, ada banyak kejanggalan dalam keterangan para saksi.
“Kami menduga adik saya tidak sekadar tenggelam. Menurut mereka, Elfangga terjatuh dari perahu. Padahal posisi duduknya di depan, kalau jatuh pasti mereka lihat. Lagi pula adik saya pandai berenang karena sering memanah ikan di laut,” ungkap Siska dengan nada emosional.
Selain itu, Siska menyoroti ketidaktransparanan rencana keberangkatan.
“Kami tidak diberi tahu kalau mereka pergi mencari ikan. Tiba-tiba kami hanya dapat kabar kalau dia hilang. Ini aneh dan kami merasa ada yang ditutupi,” tambahnya.
Kuasa hukum keluarga menegaskan akan mengawal kasus ini sampai tuntas.
“Kami akan memastikan pihak keluarga mendapatkan keadilan. Kami mendesak Polresta Manado untuk mengusut kasus ini secara transparan dan profesional,” tegas Vianne Mamesah.
Tim kuasa hukum menilai bahwa indikasi pelanggaran pidana harus didalami, termasuk memeriksa keterangan saksi-saksi secara mendetail dan mengungkap motif di balik peristiwa ini.
Siska Kalinggo menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam.
“Kami meminta polisi mengusut kasus ini sampai tuntas dan yang paling penting, adik kami segera ditemukan. Kami ingin tahu kebenarannya, jangan sampai ini ditutup-tutupi,” ujarnya.
Analisis Awal Aswinnews.com (Indikasi Investigasi):
Fakta 1: Korban dikabarkan jatuh, tetapi posisinya di depan perahu → seharusnya terlihat jelas oleh teman-temannya.
Fakta 2: Korban mahir berenang → kecil kemungkinan langsung tenggelam tanpa jejak.
Fakta 3: Tidak ada pemberitahuan keluarga sebelum berangkat → potensi ada motif tersembunyi.
Fakta 4: Belum ditemukan hingga hari ke-23 → menimbulkan dugaan kuat ada faktor lain selain kecelakaan.
Catatan Redaksi:
Aswinnews.com akan mengikuti perkembangan penyelidikan polisi dan memverifikasi informasi tambahan terkait keterangan saksi, rekonstruksi kejadian, serta hasil pencarian Basarnas. Jika ditemukan bukti kuat adanya tindak pidana, kami akan mengungkapkan temuan ini kepada publik. Kami mengundang pihak kepolisian untuk memberikan update resmi agar tidak menimbulkan spekulasi liar di masyarakat.
BANDA ACEH, Aswinnews.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua…
BENGKULU, Aswinnews.com – Beredarnya dua video berdurasi singkat yang diduga menampilkan seorang pejabat eselon II…
JAKARTA, Aswinnews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi…
KoLangkat, AswinNews, com -Dalam rangka pembinaan dan edukasi kepada generasi muda, Kapolsek Salapian, AKP Master…
Garut – Aswinnews.com – Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di SMA…
BANDUNG, Aswinnews.com – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat kembali melaksanakan Gerakan Senin…