Berjualan di Tengah Kericuhan Jakarta

Aswin News | Jakarta, 03/09/2025
Penulis: Agus S. Hariyanto
Editor: Abahroy – Redaksi AswinNews.com

Meski Jakarta masih dirundung ketegangan pasca bentrokan antara aparat dan perusuh beberapa hari terakhir, aktivitas di pasar tradisional tetap berjalan. Rabu (3/9/2025) pagi, Robert, pedagang sayur di Pasar Warakas, Tanjung Priok, terlihat tetap berjualan seperti biasa, meski hatinya diliputi kecemasan.

“Kalau distribusi terhambat, harga bisa naik. Kita enggak tahu dua tiga hari ke depan,” ujarnya.

Robert mengaku sudah puluhan tahun ikut bosnya berdagang sayur. Pengalaman membuatnya terbiasa menghadapi kondisi sulit, namun kali ini ia khawatir karena akses jalan menuju pasar kerap tersendat. Sejauh ini ia masih bersyukur pasokan barang bisa masuk lewat jalur tol, meski harus menitip belanja.

Harga kebutuhan pokok di Pasar Warakas terpantau relatif stabil. Cabai rawit merah dijual Rp50 ribu per kilogram, begitu pula bawang merah dan bawang putih. Hanya wortel yang naik menjadi Rp20 ribu dari sebelumnya Rp10 ribu per kilogram.

Indah (35), pedagang lain di pasar yang sama, merasakan keresahan serupa. Ia harus memutar jauh ke arah Ancol karena akses menuju pasar induk sempat ditutup pasca kerusuhan di depan Polres 72. “Itu pun agak waswas, takut kejebak kalau ada kericuhan di jalan,” keluhnya.

Meski begitu, harga cabai dan bawang di pasar tersebut masih terjaga. Cabai rawit merah dan hijau dijual Rp40 ribu per kilogram, cabai besar serta cabai keriting merah Rp50 ribu, sedangkan cabai keriting hijau Rp40 ribu. Bawang merah justru turun dari Rp50 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram, sementara bawang putih bertahan di Rp45–50 ribu.

Bagi para pedagang tradisional seperti Robert, Lukman, maupun Indah, pasar bukan hanya tempat mencari nafkah, tapi juga ruang bertahan hidup. Di tengah riuh Jakarta yang tak kunjung reda, mereka tetap menjaga asa agar dagangan tersedia dan pembeli tidak pergi.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *