Kades Penebal Tekankan Komitmen Tangani Stunting Lewat Sosialisasi dan Rembuk Tahun 2025

🖋️ Penulis: Desi Mayasari
✍️ Editor: Kenzo | AswinNews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, dan Ter-Update

BENGKALIS – ASWINNEWS.COM – Pemerintah Desa Penebal, Kecamatan Bengkalis, menunjukkan keseriusannya dalam upaya penanganan stunting dengan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Rembuk Stunting pada Senin (1/9/2025).

Kegiatan yang berlangsung di aula desa ini dihadiri oleh perangkat desa, kader posyandu, PKK, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga. Tujuannya untuk menyamakan pemahaman sekaligus menyusun langkah nyata menekan angka stunting di Desa Penebal.

Kepala Desa Penebal, Muhammad Saimin, menegaskan bahwa isu stunting menjadi perhatian serius pemerintah desa karena menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tapi juga persoalan masa depan generasi kita. Anak-anak adalah aset bangsa, dan kita wajib memastikan mereka tumbuh sehat, cerdas, dan kuat. Untuk itu, kami berkomitmen bersama masyarakat, kader kesehatan, dan semua pihak terkait agar Desa Penebal bisa terbebas dari stunting,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Menurutnya, rembuk stunting menjadi langkah penting untuk merumuskan strategi dan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi benar-benar membawa dampak nyata. Mari kita jaga pola makan, pola asuh, dan lingkungan yang sehat agar anak-anak kita dapat tumbuh optimal,” tambahnya.

Pemerintah Desa Penebal berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah daerah melalui gerakan Bengkalis Bermasa, yang menitikberatkan pada pembangunan kesehatan masyarakat.

Dengan adanya sosialisasi dan rembuk stunting ini, Desa Penebal optimistis mampu menekan angka stunting dan melahirkan generasi yang lebih sehat serta berkualitas.


Catatan Redaksi

Stunting masih menjadi salah satu tantangan besar di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan. Data nasional mencatat bahwa prevalensi stunting memengaruhi kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun daya saing bangsa. Upaya desa seperti yang dilakukan Penebal penting diapresiasi, namun yang lebih utama adalah konsistensi program, dukungan lintas sektor, serta keterlibatan aktif masyarakat. Media ini akan terus memantau perkembangan langkah nyata pemerintah desa maupun kabupaten dalam menekan angka stunting di Bengkalis.


Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *