Miris, SD Kelas Jauh Desa Bukit Bakar Berdiri dari Bangunan Seadanya

🖋️ Penulis: Junaidi Aripin – Wartawan Jambi
✍️ Editor: Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, dan Ter-Update

Tanjung Jabung Barat – Kondisi bangunan SD kelas jauh di Desa Bukit Bakar, Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sangat memprihatinkan. Gedung sekolah yang berdiri atas swadaya masyarakat ini hanya terdiri dari empat lokal dengan dinding papan seadanya dan lantai semen cor biasa. Bahkan, dua lokal lainnya menggunakan bekas gudang kantor desa yang dialihfungsikan menjadi ruang belajar.

Sekolah kelas jauh ini berinduk kepada SDN 190 Desa Sungai Paur, Kecamatan Renah Mendaluh. Kepala Desa Bukit Bakar, Sriyanto, mengungkapkan bahwa pembangunan sekolah ini murni atas inisiatif dirinya bersama warga demi memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak mereka.

“Jumlah murid kelas jauh ini ada 75 siswa, dengan 4 orang tenaga pengajar yang melayani 6 kelas. Sebelum sekolah ini ada, anak-anak harus bersekolah jauh ke SD Lubuk Madrasah, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, yang juga berstatus kelas jauh,” ujar Sriyanto.

Salah satu orang tua murid, Salmah (40), mengaku sangat bersyukur dengan adanya sekolah ini meski kondisi bangunan masih sangat terbatas. “Kami hanya ingin anak-anak bisa sekolah dekat rumah. Walaupun ruangannya masih papan dan sempit, yang penting mereka bisa belajar. Tapi kami tetap berharap pemerintah mau membangun sekolah yang lebih layak,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Hal senada juga disampaikan oleh warga lainnya, Juni (56), yang menilai pendidikan adalah kebutuhan utama bagi generasi desa. “Kalau tidak ada sekolah ini, anak-anak kami mungkin banyak yang tidak bisa sekolah. Tolonglah pemerintah, bangunkan sekolah dasar negeri yang permanen dan layak, supaya anak-anak bisa belajar dengan nyaman,” harapnya.

Kondisi bangunan yang serba terbatas ini membuat masyarakat Desa Bukit Bakar menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat agar segera menghadirkan sekolah dasar negeri yang representatif. Mereka yakin, dengan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, anak-anak akan lebih semangat menuntut ilmu untuk meraih masa depan yang lebih baik.


Catatan Redaksi

Pendidikan adalah hak dasar setiap anak bangsa. Kasus SD kelas jauh di Desa Bukit Bakar mencerminkan betapa masih timpangnya pemerataan akses pendidikan, terutama di daerah pedalaman. AswinNews.com menilai, pemerintah daerah maupun pusat perlu segera menindaklanjuti kondisi ini dengan langkah konkret: pembangunan sarana pendidikan yang layak, penyediaan tenaga pendidik yang memadai, serta jaminan akses pendidikan yang setara bagi seluruh anak Indonesia.


Kartolo

Recent Posts

Perkuat Birokrasi, Pemkab Kepulauan Meranti Lantik Lima Pejabat Administrator dan Pengawas

MERANTI –aswinnews.com- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik lima pejabat Administrator…

5 menit ago

Musrenbangdes Desa Namotongan Tahun 2026 Bahas Penyusunan RKPDes 2027, Prioritaskan Infrastruktur dan Air Bersih

Kutambaru – ASWINNEWS.COM- Pemerintah Desa Namotongan, Kecamatan Kutambaru, Kabupaten Langkat, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa…

15 menit ago

Wali Kota Langsa Tinjau Genangan Air Pascahujan, Instruksikan OPD Sigap Tangani Titik-Titik Rawan

Kota Langsa – Aswinnews. com- Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S. Putra, S.E., turun langsung…

6 jam ago

DPP F-HUKATAN KSBSI HOLDS BPJS KETENAGAKERJAAN SOCIALIZATION WORKSHOP

Effort to Increase Protection for Workers in 5 Sectors in Lampung Province under the HUKATAN…

6 jam ago

DPP F-HUKATAN KSBSI Gelar Workshop Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan, Perkuat Perlindungan Buruh Lima Sektor di Lampung

BANDAR LAMPUNG – Aswinnews.com – Dewan Pengurus Pusat Federasi Serikat Buruh Kehutanan, Industri Umum, Perkayuan,…

6 jam ago

Bupati Asmar Sambut Lawatan Persatuan Ketua Kampung Negeri Melaka, Perkuat Kerja Sama Serumpun Indonesia-Malaysia

MERANTI, Aswinnews.com – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut secara resmi kunjungan lawatan…

7 jam ago