Dorong UMKM Berdaya Lewat Digitalisasi dan Literasi Keuangan, KPM Kelompok 6 Desa Kayen Gelar Seminar

🖋️ Penulis: M. Ismail – Wartawan Biro Jombang, | Laporan Kontributor: Hasan, |
✍️ Editor: Kenzo | AswinNews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, dan Ter-Update

Jombang, AswinNews.com – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kelompok 6 Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU) Jombang menggelar seminar bertajuk “Desa Berdaya di Era Digital, Sinergi Kreativitas Konten dan Literasi Keuangan UMKM” di Balai Desa Kayen, Senin (18/8/2025). Acara diikuti sekitar 41 peserta dari Desa Kayen dan sekitarnya.

Ketua KPM Kelompok 6, Zhulfikar Ahksan, dalam sambutannya menekankan pentingnya digitalisasi untuk mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurutnya, banyak pelaku usaha saat ini mampu meraih omzet jutaan rupiah per bulan melalui pemanfaatan media sosial.

“Tujuan seminar ini adalah mendorong UMKM lebih berkembang lewat teknologi digital. Harapannya, ilmu dari para narasumber bisa langsung diterapkan dalam usaha sehari-hari masyarakat Desa Kayen,” ujarnya.

Senada, Kepala Desa Kayen, Bandar Kedungmulyo, menilai media sosial memiliki jangkauan luas lintas wilayah. Ia menekankan pentingnya kreativitas konten untuk mengenalkan potensi desa.

Kreativitas Konten dan Literasi Keuangan

Sesi pertama menghadirkan Lailatul Jihan, seorang content creator, dengan materi Kreativitas Konten. Ia menegaskan bahwa promosi usaha bisa dimulai dari langkah sederhana, seperti rutin mengunggah foto atau video singkat di WhatsApp Story, Facebook, maupun Instagram.

“Awalnya mungkin pelanggan hanya tetangga. Tapi lewat digital marketing, pasar bisa jauh lebih luas. Konten tidak harus rumit, foto sederhana pun sudah bisa jadi sarana promosi,” jelasnya.

Materi kedua dibawakan oleh Ririn Susilawati, S.H.I., M.E.I. dengan tema Literasi Keuangan. Ia menguraikan empat aspek penting dalam pengelolaan keuangan: alokasi dana, penentuan sumber dana, manajemen risiko, dan perencanaan masa depan.

“Kalau cita-cita besar, jangan hanya mengandalkan gaji. Minimal punya perlindungan seperti BPJS, meski mandiri, agar lebih aman menghadapi risiko,” terangnya.

Sesi Interaktif

Diskusi interaktif berlangsung dinamis, salah satunya membahas pentingnya konsistensi dalam membuat konten. Konsistensi dianggap kunci munculnya peluang kerjasama hingga tawaran endorsement bagi pelaku UMKM.

Dengan adanya seminar ini, KPM UNIPDU Jombang berharap UMKM di Desa Kayen semakin berdaya melalui penguasaan teknologi digital dan pengelolaan keuangan yang bijak, sehingga mampu bersaing di era digital.


Catatan Redaksi

Kegiatan KPM ini bukan hanya menjadi ajang transfer ilmu, tetapi juga bukti nyata peran mahasiswa dalam mendampingi masyarakat menghadapi tantangan zaman. Digitalisasi dan literasi keuangan adalah dua kunci penting agar UMKM di desa dapat tumbuh berkelanjutan sekaligus menjadi pilar ekonomi kerakyatan.


Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *