🖋️ Penulis: Syahrizal
📍 Laporan Kontributor: Sutrisman Hs
✍️ Editor: Kenzo | Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, dan Ter-Update
Tanjungpinang, Kepulauan Riau – Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, prajurit penerbang Wing Udara 1 Komando Armada (Koarmada) I melaksanakan Latihan Operasi (Latops) Search and Rescue (SAR) Sea and Jungle Survival 2025. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan pesisir yang bertepatan dengan ikon Tugu Sirih, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Latihan yang digelar selama beberapa hari ini membekali para penerbang TNI AL dengan keterampilan bertahan hidup di laut (sea survival) dan di hutan (jungle survival). Materi yang diberikan mencakup teknik pertolongan pertama di laut, metode mendapatkan air dan makanan di alam bebas, navigasi darurat, hingga komunikasi dalam operasi SAR.
Komandan Latihan, Letnan Kolonel (P) Yuliarso, menegaskan bahwa kemampuan SAR adalah keahlian vital bagi penerbang TNI AL.
“Sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan maritim, penerbang harus memiliki kemampuan SAR yang mumpuni. Latihan ini adalah wujud komitmen kami untuk selalu siap siaga menghadapi segala kemungkinan,” ujarnya.
Salah satu momen paling menarik dari latihan ini adalah simulasi penyelamatan korban kapal yang mengalami musibah di laut. Dalam skenario tersebut, tim SAR Wing Udara 1 dengan sigap menerjunkan personel ke lokasi kejadian menggunakan helikopter. Para korban kemudian dievakuasi ke lokasi aman untuk mendapatkan penanganan medis.
Aksi penyelamatan ini disaksikan langsung oleh masyarakat Tanjungpinang. Kehadiran helikopter dan ketangkasan prajurit menjadi tontonan yang memukau, sekaligus mempererat hubungan antara TNI AL dan masyarakat setempat.
Selain di laut, para penerbang juga berlatih bertahan hidup di area hutan sekitar Tanjungpinang. Materi jungle survival meliputi pembuatan bivak darurat, pencarian sumber air bersih, hingga identifikasi tanaman dan hewan yang layak konsumsi.
Latihan SAR Sea dan Jungle Survival ini merupakan bagian dari program pembinaan personel berkelanjutan di Wing Udara 1. Melalui kegiatan ini, diharapkan para penerbang semakin profesional, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan di medan operasi.
Selain itu, latihan ini juga menjadi bukti nyata bahwa TNI AL selalu hadir di tengah masyarakat, siap melindungi dan membantu kapan pun dibutuhkan. Sinergi antara TNI dan rakyat diharapkan semakin solid dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.
Latihan SAR Sea dan Jungle Survival yang dilaksanakan Wing Udara 1 bukan hanya menjadi ajang pembinaan fisik dan teknis, tetapi juga bagian dari diplomasi kemaritiman yang mempererat kedekatan TNI dengan masyarakat. Kemampuan bertahan hidup di segala medan adalah keterampilan esensial bagi setiap prajurit, dan latihan seperti ini memastikan bahwa TNI AL selalu berada pada tingkat kesiapan tertinggi untuk menghadapi ancaman maupun bencana.
Kediri -aswinnews.com- Sisawa Kelas XI tehnik Pengelasan dan Fabrikasi Logam ( TPFL ) 1 dari…
BANDA ACEH – AswinNews.com — Ada bentuk kerja yang tak membutuhkan sorak sorai, namun dampaknya…
Tasikmalaya – AswinNews.com — SMAN 1 Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan sekolah…
JAKARTA – AswinNews.com — Indonesian Fisherman Association (INFISA) kembali menyuarakan desakan darurat kepada Pemerintah Republik…
Subang – AswinNews.com — SMK Negeri 2 Subang menggelar kegiatan evaluasi program sekolah yang melibatkan…
Kuasa Hukum PAUD AL - Amin, Adv.Riski Dini Hasanah.S.H. memenangkan sidang putusan sela dalam perkara…