🖋️ Penulis: Zainal Abidin
🛠️ Editor: Kenzo | Redaksi Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya dan Ter-Update
MEDAN, AswinNews.com — Dua unit sepeda motor milik petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sumut diduga menabrak seorang nenek bernama Rodiah (70) di kawasan Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di depan Sekolah Parulian, Medan Amplas, Kamis pagi (17/7/2025). Peristiwa ini memicu kemarahan warga yang menyaksikan kejadian.
Seorang saksi mata, Budiman Hutagaol, mengatakan bahwa kedua petugas PJR melaju dari arah Fly Over Amplas dengan kecepatan tinggi dan saling menyalip tanpa menyalakan sirene. Di saat bersamaan, korban hendak menyeberang jalan.
“Karena mereka ugal-ugalan, satu nengok ke kanan, satu ke kiri, langsung nabrak. Nenek itu kena, dan dua motor langsung terkapar. Nggak ada sirene, nggak ada pengawalan, cuma mereka ugal-ugalan aja,” kata Budiman.
Rodiah dilaporkan mengalami luka serius dan segera dibawa ke RS Mitra Medika Amplas untuk mendapatkan perawatan. Warga sekitar mengecam sikap arogan petugas yang dinilai melanggar etika berkendara.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Pol Firman Darmansyah membantah bahwa anggotanya bertindak ugal-ugalan. Ia mengatakan bahwa saat kejadian, kedua petugas tengah melaksanakan patroli rutin dan korban disebut menyeberang secara mendadak di lokasi yang tidak terdapat zebra cross.
“Ibu ini menyeberang tiba-tiba, sendiri tanpa pengantar. Di lokasi memang tidak ada zebra cross. Petugas kami tidak sempat menginjak rem karena situasi mendadak,” jelas Firman.
Firman menambahkan, pihaknya bertanggung jawab atas pengobatan korban, dan memastikan kedua petugas yang juga mengalami luka akan mendapatkan penanganan medis.
Peristiwa ini menambah sorotan publik terhadap perilaku berkendara aparat di jalanan. Sejumlah warga meminta kepolisian melakukan evaluasi internal terhadap etika berkendara petugas di lapangan.
Redaksi Aswinnews.com
![]()
