Penulis: MYCHAEL HONTONG
Editor: Kenzo | Redaksi Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, dan Ter-Update
MANADO, Aswinnews.com – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, secara resmi melantik dua pejabat tinggi pratama Provinsi Sulut, yakni Tahlis Gallang, S.I.P., M.M. sebagai Penjabat Sekretaris Provinsi (Pj. Sekprov) dan Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.Si. sebagai Inspektur Daerah, dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, pada Rabu (16/7/2025).
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh para pejabat tinggi Pemprov Sulut, Forkopimda, serta para kepala daerah dan sekretaris daerah dari kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran dan penguatan birokrasi untuk mendukung percepatan pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa kedua pejabat yang dilantik bukanlah sosok baru dalam birokrasi Pemprov Sulut.
“Pak Tahlis sebelumnya menjabat sebagai Plh. Sekprov, dan kini resmi menjadi Pj. Sekprov. Sementara Pak Jemmy Kumendong sebelumnya adalah Plt. Inspektur dan kini resmi menjabat sebagai Inspektur Daerah,” ujar Gubernur.

Selain itu, jabatan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang sebelumnya dijabat Jemmy Kumendong kini dipercayakan kepada Olivia Theodore, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris BKD Sulut.
Pesan Tegas Gubernur: Profesionalisme dan Kekompakan
Dalam arahannya, Gubernur Yulius menekankan pentingnya soliditas, profesionalisme, dan loyalitas dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia menegaskan tidak ada ruang bagi sikap saling menjatuhkan antar lembaga maupun pejabat.

“Saya ingin semua pejabat dan kepala daerah paham, kita harus satu dalam komando. Jangan biarkan Gubernur berjalan sendiri. Forkopimda sudah kompak, dan saya bangga. Tapi OPD, wali kota, dan bupati juga harus kompak. Jangan sibuk saling serang, mari kita kerja,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa visi-misi pemerintahan saat ini belum sepenuhnya dijalankan karena masih menggunakan anggaran warisan tahun 2024. Perubahan arah pembangunan akan mulai terasa setelah perubahan anggaran dilakukan.
“Jadi jangan salah paham, dan jangan menyerang sebelum kami berdua benar-benar mulai. Program sekarang adalah warisan. Yang baru akan dimulai setelah perubahan anggaran,” ujar Gubernur.
Potensi Sulut dan Semangat Otonomi Daerah

Gubernur juga menyoroti besarnya potensi sumber daya alam Sulawesi Utara, mulai dari laut, tambang, hingga perkebunan. Namun, menurutnya, semua potensi itu hanya akan menjadi sia-sia jika tidak dibarengi dengan kekompakan dan semangat otonomi daerah yang sesungguhnya.
“Daerah harus punya kendali, bukan hanya jadi penonton. Mari kita bergandengan tangan, jangan baku dendam. Fokus bekerja, karena rakyat menanti bukti, bukan janji,” tutup Gubernur Yulius Selvanus.
Redaksi Aswinnews.com
![]()
