🖊️ Reporter: LR
📍 Jombang – 2 Juli 2025
🗞️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, dan Ter-Update
Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Yayasan Soerjo Modjopahit (YSM) terkait penggunaan kawasan hutan untuk pembangunan Taman Budaya dan Perdamaian Dunia. Penandatanganan dilaksanakan pada Rabu (2/7/2025) bertempat di Kantor Perhutani KPH Jombang.
Plt Administratur KPH Jombang, Enny Handhayany Y.S., yang mewakili pihak pertama, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif YSM dalam pelestarian budaya dan lingkungan.
“Kami mendukung dan mengapresiasi inisiatif Yayasan Soerjo Modjopahit. Pembangunan ini diharapkan bisa merangkul masyarakat sekitar, membuka lapangan kerja, mendorong kegiatan usaha, dan menjadi sarana pendidikan serta inspirasi dalam pelestarian budaya dan lingkungan,” ujarnya.
Ketua Yayasan Soerjo Modjopahit, Ir. Hanung Haryawan, menyampaikan bahwa proses mewujudkan proyek ini telah berjalan panjang selama lebih dari 10 tahun. Mulai dari studi lokasi, penyusunan AMDAL, penetapan tata batas, hingga koordinasi lintas sektor.
“Kami sudah melalui banyak tahap. Mulai dari berkoordinasi dengan Kementerian, Perhutani, pemerintah daerah dan pusat, hingga para tokoh agama, budayawan, dan sejarawan. Ini adalah kerja besar yang kami harap segera terwujud,” jelas Hanung.
Untuk tahap awal, luas kawasan yang digunakan sekitar 20 hektare, yang mencakup wilayah di Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto—tepatnya di petak 44 dan 45, RPH Kedunglumpang, BKPH Jabung, KPH Jombang.
Penandatanganan kerja sama ini didasarkan pada Keputusan Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor S.1285/MenLHK-PHL/Ren/PLA.0/12/2023 tertanggal 12 Desember 2023.
Surat tersebut memberikan persetujuan kerja sama penggunaan kawasan hutan untuk kegiatan wisata budaya dan sarana penunjangnya antara Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Perhutani KPH Jombang, dan YSM, dengan total luas 21,76 Ha—yang terdiri dari:
Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 ini mencakup sambutan, paparan visi dan misi proyek, serta musyawarah bersama sebelum ditutup dengan penandatanganan resmi PKS.
Pembangunan Taman Budaya dan Perdamaian Dunia ini diharapkan menjadi ikon pelestarian budaya nasional, sarana pendidikan lintas generasi, sekaligus destinasi wisata budaya dan spiritual yang berkelanjutan di kawasan bersejarah Trowulan.
Redaksi AswinNews.com
Indramayu –AswinNews.com — Anggota APRI (Asosiasi Penghulu Republik Indonesia) se-Kabupaten Indramayu menghadiri kegiatan Penguatan Manajemen…
AswinNews,comLangkat - Polres Langkat terus memperkuat pembinaan internal personel melalui kegiatan pembinaan rohani dan mental…
LANGKAT – Aswinnews.comPolsek Pangkalan Susu berhasil mengungkap kasus tindak pidana kekerasan secara bersama-sama (pengeroyokan) yang…
Salapian – AswinNews.com — Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab bersama, tetapi juga investasi bagi…
BENGKULU – AswinNews.com — Keributan antar dua rombongan yang terjadi di salah satu tempat hiburan…
PIDIE – AswinNews.com — Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K menyerahkan bantuan sosial secara…