🖊️ Reporter: Thoha
📍 Indramayu – AswinNews.com ~ 🗞️ Editor: Kenzo | Redaksi – Tajam, Akurat, Berimbang, dan Ter-Update
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) resmi meluncurkan program Gelar Cipta Inovasi Unggulan Indramayu (GINCU-AYU) 2025, Selasa (1/7/2025), di Aula Lantai 2 Kantor Bappeda-Litbang.
Program ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, yang bertujuan untuk mempercepat capaian pembangunan daerah melalui kreativitas, terobosan, dan ide-ide baru yang muncul dari berbagai satuan kerja pemerintah, UPTD, perguruan tinggi, hingga masyarakat umum.

Mendorong Solusi Kreatif untuk Indramayu
Dalam sambutannya, Kepala Bappeda-Litbang Dra. CH. Iin Indrayati, M.Si, menekankan pentingnya inovasi sebagai kunci dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif dan solutif.
Sementara itu, Peneliti Ahli Muda Bappeda-Litbang, Titan Listiani, S.Si., MMg., MT., Ph.D., menjelaskan bahwa GINCU-AYU merupakan transformasi dari kompetisi inovasi daerah yang sudah berjalan sejak 2023.

“Tahun ini kita hadir dengan nama baru, GINCU-AYU, sebagai representasi dari identitas lokal. Gincu adalah ikon kebanggaan Indramayu. Inovasi harus lahir dari semangat lokal untuk menyelesaikan persoalan daerah,” jelas Titan saat diwawancara.
Format Baru, Peserta Lebih Luas

GINCU-AYU 2025 dibuka untuk berbagai kalangan, mulai dari perangkat daerah, UPTD, kampus, UMKM, hingga sekolah. Total terdapat lebih dari 111 instansi yang berpotensi menjadi peserta dan inovator.
Program ini terdiri dari tiga pilar utama:
- Laboratorium Inovasi – ruang eksplorasi dan pendampingan ide.
- Lomba Inovasi Daerah – kompetisi untuk menelurkan solusi terbaik berbasis kebutuhan lokal.
- Penyusunan Program Riset Unggulan Daerah – penguatan arah kebijakan berbasis data dan inovasi.
Titan menambahkan, partisipasi aktif dari masing-masing instansi sangat ditekankan.

“Kami ingin setiap inovator membawa nama instansinya. Fokusnya bukan hanya ide cemerlang, tapi bagaimana inovasi itu berdampak nyata untuk masyarakat,” tegasnya.
Tagline: “Beberes Dermayu dengan Inovasi”
Melalui tagline ini, GINCU-AYU tak hanya menjadi lomba, tetapi menjadi gerakan kolektif perubahan dalam birokrasi dan pelayanan publik di Indramayu.
Acara peluncuran turut dihadiri oleh perwakilan SKPD, UPTD, dan kecamatan se-Kabupaten Indramayu. Acara dibuka dengan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pemaparan program oleh Titan Listiani, dan sesi tanya jawab dari peserta seperti UPTD Puskesmas Tugu, Gantar, dan BKAD.
Harapan ke Depan: Mendidik Inovator Baru
Titan berharap kegiatan ini bisa mendidik budaya berpikir kritis, kerja cerdas, dan kolaboratif di lingkungan birokrasi.
“Yang terbaik dari inovasi adalah yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Itulah yang menjadi fokus utama kami: solusi yang berdampak nyata,” tutupnya.
Program GINCU-AYU 2025 diharapkan menjadi pintu gerbang lahirnya ekosistem birokrasi yang inovatif, tanggap terhadap tantangan lokal, serta mampu menjawab harapan masyarakat secara lebih efektif.
Redaksi AswinNews.com
![]()
