🖊️ Penulis: Ine | 📍 Kontributor: Puspen TNI
🗞️ Editor: Kenzo | ASWINNEWS.COM – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
JAKARTA — Ancaman bom kembali terjadi terhadap pesawat Saudi Arabian Airlines SV 5688 yang mengangkut 376 jemaah haji dengan rute Jeddah–Muscat–Surabaya, Sabtu (21/6/2025). Berkat respons cepat aparat TNI dan instansi terkait, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dan situasi dapat dikendalikan secara profesional.
Ancaman pertama kali dilaporkan oleh pilot pesawat kepada AirNav Indonesia di Bandara Kualanamu, sekitar pukul 08.55 WIB, menyebut adanya dugaan bom di dalam pesawat. Koordinasi cepat dilakukan, dan pesawat dialihkan (divert) untuk melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Kualanamu.
Pesawat jenis Boeing tersebut berhasil mendarat pukul 09.27 WIB dan langsung ditempatkan di taxiway A5. Tercatat total 376 penumpang, terdiri dari 196 laki-laki, 180 perempuan, dan 10 kru berhasil dievakuasi menuju terminal dan dilakukan penyisiran oleh aparat keamanan.
TNI bersama jajaran Polri dan otoritas bandara segera melakukan tindakan pengamanan dan sterilisasi. Unsur yang dikerahkan antara lain:
Pemeriksaan menyeluruh dilakukan oleh Tim Jihandak Kodam I/Bukit Barisan dan Brimob Polda Sumut, termasuk terhadap bagasi dan pesawat.
Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu sore (21/6), menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana diatur dalam UU No. 3 Tahun 2025 tentang perubahan atas UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, khususnya dalam menghadapi ancaman terorisme.
“Hingga pukul 18.30 WIB, seluruh penumpang telah diamankan di tiga hotel sekitar area bandara dalam kondisi sehat dan selamat. Pemeriksaan terhadap pesawat sudah selesai dan dinyatakan aman. Barang bawaan penumpang masih dalam proses pemeriksaan mendetail,” jelas Kristomei.
Kapuspen TNI juga menegaskan bahwa pihak TNI akan terus berkoordinasi dengan otoritas keamanan Kerajaan Arab Saudi, guna mendalami insiden ini dan menjamin keamanan penerbangan jemaah serta rute internasional lainnya.
“TNI akan terus hadir dalam situasi darurat apa pun demi keselamatan rakyat dan stabilitas nasional. Sinergi antarinstansi adalah kunci penanganan profesional dan proporsional,” tutupnya.
📌 ASWINNEWS mengapresiasi kecepatan dan kesigapan TNI serta seluruh unsur pengamanan dalam menjamin keselamatan penumpang dan mencegah potensi ancaman lebih lanjut. Keamanan penerbangan haji menjadi prioritas nasional yang tak bisa ditawar.
Tasikmalaya – AswinNews.com — SMAN 1 Jatiwaras menggelar rapat Dewan Guru untuk menetapkan Calon Murid…
Bandung – AswinNews.com — Usai pelaksanaan serah terima jabatan (Sertijab) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik)…
Banda Aceh – AswinNews.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Aceh menyampaikan…
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal dirancang sebagai instrumen negara untuk meningkatkan kualitas gizi…
Pidie – AswinNews.com — Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 Tahun 2026 yang…
​SALAPIAN –Aswinnews.comSebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, Polsek Salapian bersama unsur Forkompinca dan…