🖊️ Reporter: Thoha
📍 Editor: Kenzo | Redaksi ASWINNEWS.COM – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya dan Ter-Update
Indramayu, Jawa Barat –
Tangis haru dan tawa bahagia mewarnai pelepasan siswa-siswi kelas VI MI Assalafiyah Singajaya, Kecamatan Indramayu, Sabtu (7/6/2025). Bertempat di halaman madrasah, perpisahan ini menjadi penutup manis bagi perjalanan enam tahun para murid dalam menimba ilmu di tingkat dasar.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan dari Kepala MI Assalafiyah, Ustadz Saluki, S.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas kelulusan seluruh siswa dan menyampaikan permohonan maaf bila selama proses pembelajaran terdapat kekurangan.

“Kami bangga atas kelulusan seluruh siswa. Jadikan momen ini sebagai pijakan untuk melangkah lebih jauh. Jangan lupakan madrasah ini yang telah menjadi rumah pertama kalian dalam menuntut ilmu,” ujar Saluki dengan nada haru.
Simbol Apresiasi: Pengalungan Medali Kelulusan
Puncak acara ditandai dengan pengalungan medali kelulusan kepada para siswa oleh kepala madrasah. Medali ini menjadi simbol apresiasi atas perjuangan dan dedikasi para siswa dalam menyelesaikan pendidikan dasar mereka.
Momen ini disambut sukacita oleh para orang tua yang hadir. Raut wajah bahagia terlihat jelas ketika anak-anak mereka berdiri gagah di panggung, mengenakan medali dengan penuh kebanggaan. Banyak yang mengabadikan momen ini lewat kamera ponsel, mengukir kenangan tak terlupakan.
Tampil Memukau, Seni Budaya Jadi Sorotan
Sebelum prosesi medali, para siswa menampilkan beragam karya seni sebagai hasil bimbingan guru. Mulai dari pembacaan puisi perpisahan, hadrah, tari tradisional, hingga lagu-lagu bernuansa religius dan nasional, semua tampil dengan semangat luar biasa.
“Kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak tidak hanya diajarkan ilmu akademik dan agama, tapi juga diberi ruang untuk berekspresi,” ujar Hamidah, guru kelas VI, bangga.
Tepuk tangan meriah dari hadirin membuktikan bahwa pembinaan karakter dan kreativitas menjadi nilai penting yang ditanamkan di MI Assalafiyah.
Prosesi Sungkeman: Momen Paling Menggetarkan

Acara perpisahan semakin emosional saat digelar prosesi sungkeman. Siswa-siswi diarahkan untuk bersimpuh dan mencium tangan orang tua mereka yang duduk di kursi khusus. Tangis haru pecah dari berbagai sudut. Bukan hanya siswa dan orang tua, beberapa guru pun tampak menitikkan air mata melihat kuatnya ikatan kasih sayang antara anak dan orang tua.
“Saya sangat terharu. Ini momen yang tidak akan saya lupakan seumur hidup,” tutur Nur, wali murid, dengan mata berkaca-kaca.
Doa dan Harapan untuk Masa Depan
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh guru senior, memohon keselamatan dan keberkahan bagi para lulusan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Ketua Pembina Yayasan Assalafiyah, KH Sayuti, turut memberikan pesan khusus kepada para siswa:
“Bawalah nama baik Assalafiyah ke mana pun kalian melangkah. Jadilah pelajar yang berakhlak mulia dan sukses dunia akhirat.”
Dengan berakhirnya doa, usai pula rangkaian perpisahan kelas VI MI Assalafiyah. Sebuah momen sederhana, namun penuh nilai dan kenangan yang akan tertanam dalam perjalanan hidup para siswa.
![]()
