Artikel

Ndasmu itu Biarlah Menjadi Sapaan Agar Lebih Terkesan Akrab Dalam Budaya Masa Depan Nasional Kita


Ndasmu Itu Biarlah Menjadi Sapaan Agar Lebih Terkesan Akrab Dalam Budaya Masa Depan Nasional Kita


Oleh : Jacob Ereste
Wartawan Lepa


Sergahan ndasmu itu adalah ekspresi kemarahan yang hanya dimengerti oleh Wong Ngayogyakarta Hadiningrat dan Solo. Lalu siapa saja Wong Solo yang hadir pada acara saat sergahan kemarahan itu dilontarkan, jelas bukan ditujukan kepada Atek Suroboyo. Apalagi buat Ucok saudaraku dari Sumatra itu.

Jadi sergahan ndasmu itu ekspresi dari kemarahan untuk kawan yang berasal dari Solo. Jadi semacam pepatah usang dahulu : pukul anak sindir menantu. Sebab ungkapan dari sergahan ndasmu itu, dalam tata Krama budaya di Yogyakarta dan Solo, hanya mungkin dilontarkan lantaran kemarahan sudah menembus ubun-ubun. Jadi boleh dikata sudah berada di luar akal sehat.

Meski begitu, toh kata-kata akan menunjukkan budaya. Boleh jadi karena khazanah bahasa memang terbatas, ya apa boleh buat, toh ada pula pepatah tua yang sudah mulai banyak dilupakan orang seperti apa yang dimaksudkan dari makna “tak ada rotan, akar pun jadi”.

Artinya, bahasa menunjukkan budaya, mungkin tak selalu benar. Lantaran pelajaran bahasa Indonesia yang baik dan benar di sekolah dulu mungkin juga dianggap tidak terlalu penting ketimbang pengetahuan kali dan tambah, sehingga kecenderungan untuk membengkakkan biaya proyek jauh lebih piawai seperti terbukti dengan banyak para koruptor yang terus muncul dan tampil semacam aktor utama yang berperan dalam cerita bergambar maupun tertulis di seluruh lembaran media massa kita, terlebih lewat media sosial yang semakin galak dan beringas karena langsung ada lawan yang meng counter semacam cerita perang Baratayudha yang maha dahsyat itu.

Begitu juga misalnya adanya suara yang memekikkan “Hidup Pak Lurah”, itu artinya dalam pasemon Jawa “Pak Lurah sungguh sedang sekarat”. Lalu sungguh kah Pak Lurah sedang sakit ?

Bisa saja makna sakit itu tidak dalam arti fisik, boleh jadi dalam arti psikis, seperti Pakde saya yang baru pensiun sehingga dia mengidap semacam power sindrom yang akut. Hingga tingkat bahayanya bisa tidak terkira menimbulkan kerusakan. Lantaran bawaan penyakit serupa itu dapat menimbulkan kerusakan yang semakin tidak terduga parah dan gawatnya.

Jadi buat siap saja yang masih merasa waras, cukuplah meningkatkan kewaspadaan saja, agar tidak sampai ikut terjangkit oleh penyakit yang juga mempunyai daya tular cukup tinggi itu. Tapi juga jangan sampai lengah, sebab kegilaannya pun bisa kambuh kapan pun, tanpa pernah bisa diduga besar pengaruhnya, seperti nilai hutang negara kita yang terus terjerat semacam pinjol (pinjaman online) yang lebih cepat membengkak seperti bisul di atas kepala.

Ya, memang jadi serba celaka !



Banten, 24 Februari 2025

Sujaya

Recent Posts

237 Satuan PAUD Jabar Finalisasi Dokumen Revitalisasi 2026

BANDUNG – Aswinnews.com Sebanyak 237 kepala satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Provinsi Jawa…

2 menit ago

Anggota DPR RI Komisi X Fraksi PKB H. Dedi Wahidi Sosialisasikan PIP 2026 Untuk Ratusan Kepala Sekolah Di Indramayu

INDRAMAYU Aswinnews.com– Anggota DPR RI Komisi X Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat…

3 jam ago

ASWIN Rembang Soroti Pernyataan Presiden Prabowo Sebut Wartawan “Londo Ireng”

Rembang -aswinnews.com- Pernyataan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menyebut wartawan dengan istilah "Londo Ireng"…

11 jam ago

Ucapan Presiden Prabowo “Londo Ireng” Menjadi Viral, Di Desak Untuk Meminta Maaf.

DPP (Aswin) Asosiasi Wartawan Internasional Investigasi Tofan akhirnya angkat bicara dan secara resmi mendesak Presiden…

11 jam ago

Diduga Terlibat Balap Liar, Polsek Purbalingga Amankan Satu Motor dan Empat Pemuda

Purbalingga —aswinnews.com- Polsek Purbalingga menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait dugaan balap liar…

11 jam ago

Prabowo Labeli “Londo Ireng” terhadap Wartawan: Jaga Mulutmu, Buktikan, dan Jangan Omdo..!!

Oleh: Aceng Syamsul Hadie Nasional -aswinnews.com- Ucapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang melabeli wartawan,…

11 jam ago