Penulis : Abah Roy
Ketua DPC ASWIN Cirebon
Glabed, makanan khas Tegal, bukan sekadar sajian kuliner, tetapi juga mencerminkan filosofi kehidupan masyarakatnya. Hidangan ini terdiri dari lontong yang disiram kuah kuning kental, yang dibuat dari campuran tepung tapioka atau maizena. Tekstur kuah yang unik inilah yang melahirkan nama “glabed,” menggambarkan kebersamaan dan kekompakan, seperti karakter masyarakat Tegal yang sederhana namun kuat dan penuh warna.
Lontong yang padat melambangkan keteguhan dan kerja keras, mencerminkan nilai-nilai yang dipegang erat oleh masyarakat Tegal. Tak hanya itu, perpaduan dengan sate kerang atau sate ayam dalam penyajiannya menciptakan keseimbangan, melambangkan harmoni dalam kehidupan.
Sebagai salah satu kuliner legendaris, glabed bukan sekadar makanan, tetapi juga warisan budaya yang kaya rasa dan makna. Keunikan tekstur dan cita rasanya menjadikannya kebanggaan masyarakat Tegal serta daya tarik tersendiri bagi para pencinta kuliner.
Cirebon, 18 Pebruari 2025
—