Dinkes Gelar Pertemuan Entri Asik Imunisasi Rutin Dan Imunisasi Kejar 2024

Dinkes Gelar Pertemuan Entri Asik Imunisasi Rutin Dan Imunisasi Kejar 2024


Indramayu-aswinnews.com-;Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar acara pertemuan entri asik imunisasi rutin dan imunisasi kejar tahun 2024,bersama dengan pegawai Puskesmas bagian imunisasi se Kabupaten Indramayu, berjalan lancar dan sukses, di Hotel Trisula Jl. Di Panjaitan No.77, Indramayu,Rabu ( 04/12/2024).

Para peserta diperkirakan ± ada 60 perwakilan dari pegawai Puskesmas khusus imunisasi dan dari pihak Dinas Kesehatan diwakili oleh Septi, bagian survim dan juga para staff.

Acara dimulai dari pukul 09.00 WIB sampai dengan jam 16.00 WIB.

Pemaparan dan penjelasan tentang pertemuan entri asik imunisasi rutin dan imunisasi kejar oleh Septi, pegawai dinkes bagian survim menjelaskan,

Poin-poinnya.
Yang pertama,kita harus jangan males dulu ya Pak.Harus ada minat.
Berarti harus langsung dikerjakan.

Yang kedua,komunikasi.
Kalau ada komunikasi,
pasti nanti terbentuklah koordinasi.
Karena imunisasi itu
dilakukan tidak hanya sendiri.
Tapi seluruh siklus,
lintas-lintas program yang terlibat.
Banyak juga teman-teman yang terlibat.Di lapangan jadi harus komunikasi dan koordinasi yang baik.
Baik itu dari
teknis secara di lapangan,
atau secara manajemennya.

” Dan juga DURIAN(dukungan dari
Atasan).
Karena dukungan dari
Atasan itu bisa jadi memotivasi kita semuanya,” lanjut Septi.

Dwi prasetyono bagian pengelola program imunisasi, menjelaskan bahwa, Saya hanya menyampaikan satu hal, yang terpenting adalah kemauan.Jadi dulu waktu asik diperkenalkan ini sampai saya dan team sering dipanggil di Bandung,
sampai dari pemerintah memberikan apresiasi karena imunisasinya di Indramayu cukup bagus prestasinya.

Dwi Prasetyono menambahkan, dengan bertambah tahun, Bapak-Ibu,
sekarang sudah mulai bergerak.
Nah, di lapangan itu sebenarnya yang terpenting adalah kemauan.
Kalau kita lihat, posyandu itu rata-rata ada 20 atau mungkin 30 bayi. Tetapi yang di imunisasi paling cuma 5 sampai 10.
Kadang-kadang membawa vaksin satu vial aja enggak habis.

Artinya yang di imunisasi itu hanya sedikit.Nah, kalau ini sekarang tidak dicatat, tidak di asik, itu nanti lama-lama akan numpuk
Sekarang yang dikerjakan di asik itu hanya yang poin-poin aja.

“Yang pertama adalah IDL, kemudian IBL, kemudian TT.” pungkasnya.

Thoha/Kabiro Indramayu

Sujaya

Recent Posts

Koperasi Konsumen Syariah Garuda Bersatu Aceh Gelar RAT Perdana Tahun Buku 2025

Banda Aceh – AswinNews.com — Koperasi Konsumen Syariah Garuda Bersatu Aceh sukses melaksanakan Rapat Anggota…

4 jam ago

IRAN MENUJU SUPERPOWER DUNIA? TATANAN GLOBAL SEDANG BERUBAH

Oleh: Bahrudin El-ShiraazAktivis Intelektual, Pegiat Kajian Keislaman Kontemporer dan Geopolitik Timur Tengah Setiap perubahan besar…

4 jam ago

KunKer Pengawasan Komisi IV DPR RI Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S.,: Meninjau POKDATAN dan Mendorong Kemandirian Usaha Perikanan

Cirebon, –AswinNews.com-Kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Pengawsan Anggota Komisi IV DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI (Republik…

4 jam ago

Melawan Saat Hendak Ditangkap, Pelaku Curanmor di Binjai Dihadiahi Timah Panas

​BINJAI –Aswinnews.comSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai berhasil meringkus dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor)…

4 jam ago

Jerat Pidana LP2B Mengintai Koperasi Desa Merah Putih: Jangan Jadikan Kepala Desa Kambing Hitam Kegagalan Koordinasi NegaraOleh Aceng Syamsul Hadie (ASH)

Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan salah satu proyek strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto…

4 jam ago

Aceng Syamsul Hadie Desak Sondang F.S. Mundur atau Dimundurkan: Krisis Kepercayaan Publik dan Pertanggungjawaban Moral dalam Lembaga Negara Independen

JAKARTA -AswiNews.com- Gelombang kritik terhadap Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) pasca pernyataan…

4 jam ago