JAKARTA – Aswinnews.com – Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dari tingkat pusat dan daerah bersama para pimpinan asosiasi dunia usaha di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung pelaksanaan berbagai program strategis nasional di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik global.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah dan dunia usaha merupakan salah satu kunci menjaga ketahanan ekonomi nasional. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar melalui kekayaan sumber daya alam serta posisi strategis di kawasan, sehingga berbagai tantangan global harus dihadapi dengan perencanaan yang matang, kewaspadaan, dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan.

Presiden juga mengingatkan bahwa situasi geopolitik dunia yang masih bergejolak dapat memengaruhi perdagangan internasional, investasi, hingga rantai pasok global. Oleh karena itu, pemerintah memandang peran sektor swasta sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pelaku usaha menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan pemerintah. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Kadin Indonesia, Mulyadi Jayabaya, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ketahanan pangan, serta penyederhanaan tata kelola distribusi pupuk mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya para petani.
Menurutnya, berbagai kebijakan tersebut tidak hanya memperkuat sektor pangan nasional, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi dunia usaha untuk berpartisipasi dalam memperkuat rantai pasok dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia, James Riady, mengapresiasi kepemimpinan Presiden Prabowo yang dinilai visioner, berorientasi pada implementasi program, serta konsisten mendorong agenda transformasi nasional di berbagai sektor.
Dunia usaha berharap komunikasi yang telah terjalin antara pemerintah dan Kadin terus diperkuat agar berbagai kebijakan yang diterapkan mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif, meningkatkan daya saing industri nasional, serta memperluas kesempatan kerja.
Kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha juga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sekitar 8 persen melalui berbagai program strategis yang berfokus pada penguatan sektor pangan, hilirisasi industri, peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan kualitas sumber daya manusia.
Melalui sinergi yang semakin erat antara pemerintah dan dunia usaha, berbagai program prioritas nasional diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kerja sama tersebut juga menjadi modal penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia agar tetap tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Penulis : Maztho
Sekretaris Aswin Jawa Barat
Sumber : Sekretariat Kabinet
Redaksi AswinNews.com
“Mengabarkan Fakta, Mencerahkan Bangsa.”
![]()
