Warga Pertanyakan Manfaat Program Air Bersih Tahun 2025 Di Desa Salam Mulya, Diduga Air Justru Dialirkan ke Dapur SPPG

SALAM MULYA – Aswinnews.com

Program Air Bersih Tahun Anggaran 2025 yang bersumber dari Dana Desa (DD) menuai keluhan dari sejumlah warga Desa Salam Mulya. Mereka mempertanyakan manfaat program tersebut karena hingga kini mengaku belum menikmati layanan air bersih sebagaimana yang diharapkan.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku kecewa lantaran fasilitas penampungan air telah dibangun di lingkungan mereka, namun aliran air belum tersambung ke rumah-rumah warga.

«”Setiap hari kami melihat bak penampungan air berdiri di depan rumah, tetapi airnya belum mengalir ke rumah kami. Kami berharap program ini benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.»

Selain belum memperoleh pasokan air, warga juga mengeluhkan adanya dugaan permintaan biaya sekitar Rp1.500.000 untuk pemasangan sambungan rumah. Berdasarkan informasi yang dihimpun Aswinnews.com dari sejumlah narasumber di lokasi, biaya tersebut disebut diperuntukkan bagi pengadaan selang dan meteran air.

Tak hanya itu, warga mengaku juga diminta membayar iuran bulanan yang disebut sebagai biaya pemeliharaan jaringan serta honor petugas pencatat meter air.

Temuan tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai mekanisme pengelolaan Program Air Bersih di Desa Salam Mulya. Warga berharap seluruh proses pelaksanaan program dilakukan secara terbuka, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan hasil investigasi Aswinnews.com, muncul dugaan bahwa sebagian pasokan air dari fasilitas Program Air Bersih untuk Masyarakat justru dialirkan ke salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di desa tersebut. Apabila informasi tersebut benar, kondisi ini dinilai ironis karena pada saat yang sama masih terdapat warga penerima manfaat yang belum memperoleh akses air bersih.

Namun demikian, informasi mengenai dugaan pengalihan pasokan air tersebut masih memerlukan klarifikasi dari Pemerintah Desa Salam Mulya, pengelola Program Air Bersih, maupun pihak SPPG yang bersangkutan.

Warga berharap pemerintah desa, pengelola program, serta instansi terkait segera memberikan penjelasan mengenai penggunaan anggaran, mekanisme penetapan biaya kepada masyarakat, serta distribusi manfaat program agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

Hingga berita ini diterbitkan, Aswinnews.com belum memperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Desa Salam Mulya maupun pihak pengelola Program Air Bersih terkait dugaan pungutan dan dugaan pengalihan distribusi air tersebut.


Penulis Yosep l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate

Redaksi memberikan ruang hak jawab dan akan memuat klarifikasi dari seluruh pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *