Bupati Pidie Nonaktifkan Kadis Pendidikan Dan Kepala BPBD, _Andy Firdaus Jubir: Demi Tingkatkan Kinerja Birokrasi

Pidie – Aswinnews.com

Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, mengambil langkah tegas dengan membebastugaskan sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pidie, Yusmadi, S.Pd., M.Pd., serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie, Muhammad Rabiul, S.T., M.T.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Nomor 887/109/KEP.33/2026 dan Nomor 887/108/KEP.33/2026 yang berlaku sejak 12 Juni 2026 hingga ditetapkannya keputusan lebih lanjut.

Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus, menjelaskan bahwa selama menjalani pembebasan sementara dari jabatan, kedua pejabat tersebut tetap memperoleh hak-hak kepegawaian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pidie dalam melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).

“Bupati melakukan langkah ini berdasarkan pertimbangan administratif dan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan tugas serta tanggung jawab jabatan yang diemban,” ujar Andi.

Ia menambahkan, keputusan tersebut mencerminkan komitmen Bupati dalam menjaga profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor pendidikan dan penanggulangan bencana.

Pemerintah Kabupaten Pidie terus berupaya memastikan seluruh perangkat daerah bekerja secara optimal sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Evaluasi terhadap pejabat, lanjutnya, merupakan hal yang wajar dilakukan guna meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.

Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan tugas di kedua instansi tersebut, Bupati menunjuk Dr. Ismed, S.Pd., M.Pd. sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pidie, serta Sayuti, S.P., M.M. sebagai Plh Kepala BPBD Kabupaten Pidie.

Andi menegaskan bahwa kebijakan pembebastugasan sementara ini bukan semata-mata bentuk sanksi, melainkan bagian dari mekanisme pembinaan aparatur sipil negara (ASN) guna memperkuat kinerja birokrasi.

“Bupati berharap seluruh perangkat daerah dapat menjadikan langkah ini sebagai motivasi untuk meningkatkan disiplin, akuntabilitas, serta capaian program kerja,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Pidie berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi terhadap seluruh jajaran pemerintahan guna memastikan program pembangunan daerah berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Penulis Drs M Isa Alima l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *