LANGKAT –aswinnews.com- Dalam rangka merealisasikan program Asta Protas Kementerian Agama Republik Indonesia, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salapian, H. Muhammad Kurnia Amir, S.Sos.I., S.Pd.I., MM., secara aktif terus menggencarkan pembinaan layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah kehadiran sekaligus pemberian bimbingan dan pembinaan oleh Kepala KUA Salapian dalam acara Silaturahmi Pengurus Daerah (PD) Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Langkat. Kegiatan strategis ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat Dinas Sosial Kabupaten Langkat pada Selasa, 19 Mei 2026.
Sinergi Tiga Pilar Al-Washliyah dan Pemerintah
Al Jam’iyatul Washliyah (Al-Washliyah) dikenal sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam terbesar di Indonesia yang berasaskan Islam. Organisasi ini bergerak secara konsisten di tiga bidang utama, yaitu:
Pendidikan (Tarbiyah)
Dakwah (Tabligh)
Sosial (Amal Sosial)
Dalam perjalanannya di Kabupaten Langkat, Al-Washliyah telah memberikan kontribusi besar Di sektor pendidikan, ormas ini telah mendirikan dan mengelola banyak madrasah, mulai dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).
Tidak hanya itu, Al-Washliyah Langkat juga aktif bersinergi dalam kegiatan sosial-keagamaan. Salah satu aksi nyata yang baru-baru ini sukses digelar adalah program khitanan massal lintas agama yang dilaksanakan di Desa Perkebunan Tanjung Keliling, Kecamatan Salapian.
Fokus Pembinaan Desa Rawan Aqidah dan Muallaf
Dalam sambutannya, Kepala KUA Salapian, H. Muhammad Kurnia Amir, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi nyata Al-Washliyah selama ini.
Ia berharap agar kemitraan dakwah yang telah terbangun erat antara Al-Washliyah dengan seluruh KUA Kecamatan se-Kabupaten Langkat dapat terus ditingkatkan.
”Khusus untuk Kecamatan Salapian, kami sangat berharap kerja sama ini bisa lebih diintensifkan. Fokus utama kita ke depan adalah penguatan dan pembinaan di desa-desa rawan aqidah serta pendampingan berkelanjutan bagi para muallaf,” ujar Kurnia Amir.
”Memasyarakatkan Washliyah dan Mewashliyahkan Masyarakat”
Menanggapi hal tersebut, Ketua PD Al-Washliyah Kabupaten Langkat, Drs. H. Syahrizal, MZ, yang didampingi oleh Sekretaris Herman Syahril, S.Sos., S.Pd., MM, menyambut baik ajakan sinergi tersebut. Dalam arahannya, H. Syahrizal membakar semangat para pengurus yang hadir untuk terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
”Saya mengharapkan agar seluruh kader dan warga Washliyah di Langkat mengambil peran aktif dalam dakwah dan pembangunan daerah. Mari kita bersama-sama memasyarakatkan Washliyah dan mewashliyahkan masyarakat,” tegas Syahrizal secara optimis.
Persiapan Pelantikan dan Muktamar 2026
Selain menjadi ajang silaturahmi dan perkenalan jajaran pengurus baru PD Al-Washliyah Kabupaten Langkat, pertemuan ini juga agenda penting lainnya, di antaranya:
Pembahasan rencana program kerja strategis periodik.
Persiapan teknis prosesi pelantikan pengurus.
Koordinasi dan penyampaian informasi terkait pelaksanaan Muktamar Al-Washliyah yang dijadwalkan akan berlangsung di Jakarta pada bulan Juli 2026 mendatang.
Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi antara KUA selaku representasi Kementerian Agama di tingkat kecamatan dengan ormas Islam seperti Al-Washliyah dapat melahirkan inovasi layanan keagamaan yang semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat Langkat.
(Ali Asan)
![]()
